* Walikota Surabaya Gelar Halal Bihalal Bersama FPK Surabaya*

News1,593 views

Surabaya, Lumbung Suara Indonesia.com
Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengadakan Halal bihalal bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kota Surabaya di Gedung Sawunggaling Pemkot Surabaya, Minggu 21 Mei 2023. Sebagai pengisi acara dihibur penyanyi Surabaya.

Setelah kehadiran Eri Cahyadi bersama istrinya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, disuguhkan Pencak silat suku Madura membuka acara, dilanjutkan tarian Kalimantan Selatan khas suku Banjar.

Cak Eri dan Ning Rini, sebutan khas “Suroboyoan” untuk Walikota Surabaya itu dan ibu Walikota, dengan kerendahan hatinya berhasil menciptakan suasana gayeng, cair dan penuh keakraban. Ratusan warga Surabaya dari berbagai suku di Indonesia di bawah naungan FPK Surabaya bergembira ria bersama Cak Eri dan Ning Rini,

Baca Juga:  Cooling System Pilkada Damai 2024, Patroli Gabungan Skala Besar Digelar di Kota Kendari

Dalam sambutannya Cak Eri menekankan, Surabaya terdiri dari berbagai suku, ras dan agama. Bhineka Tunggal Ika. Dan selama ini, nyaris tidak pernah ada kendala berarti di Surabaya dengan berbagai kebhinekaannya. Pesan Cak Eri, FPK harus menjadi garda terdepan melaksanakan amanat Bhineka Tunggal Ika.

Cak Eri juga meminta FPK sebagai motor penggerak untuk melibas potensi radikalisme di Surabaya, termasuk tidak memberi ruang sedikitpun bagi semua organisasi apapun yang dilarang Pemerintah.

Baca Juga:  Kakanwil Kemenkumham Sultra Klarifikasi Perihal 6 WNA yang Sempat Diamankan Imigrasi Kendari

Hoslih Abdullah, Ketua FPK Surabaya mengamini semua pesan Cak Eri. Dirinya siap menjalankan amanat mulia dari Sang Pemimpin Kota Surabaya itu.

“Kedepan semua suku dan ras di Surabaya di bawah FPK Surabaya akan kita konsolidasikan”, tegas Cak Dullah. “Kita akan lebih mempererat persaudaraan semua suku, ras, agama dan kepercayaan di Surabaya bekerjasama dengan FKUB dan berbagai organisasi massa yang ada”, lanjut Ketua Pemuda Pusura itu.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Hartanto Boechori, Ketua Umum PJI (Persatuan Jurnalis Indonesia) yang juga Ketua Humas FPK Surabaya, mengapresiasi pola preventive yang diciptakan Cak Eri untuk keamanan NKRI, khususnya kota Surabaya. “ Langkah briliant”, puji Cak Boechori.

Acara ditutup makan bersama dengan hidangan Rawon, Soto, Bakso, Gado gado dan berbagai hidangan khas Surabaya lainnya.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar