Pemkab Muna Terapkan Sistem Non-Tunai, Gaji Perangkat Desa Disalurkan Langsung ke Rekening Bank

News83 views

Muna//Lumbungsuaraindonesia.com Pemerintah Kabupaten Muna terus mendorong modernisasi tata kelola pemerintahan desa. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Pemkab Muna resmi menerapkan sistem pembayaran gaji perangkat desa secara non-tunai dengan menyalurkannya langsung ke rekening pribadi masing -masing aparatur desa di Bank Sultra.

Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat transparansi pengelolaan keuangan desa sekaligus mendukung agenda transformasi digital yang tengah digalakkan pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Kepala DPMD Kabupaten Muna, Fajaruddin Wunanto, menegaskan bahwa mekanisme pembayaran melalui rekening bank merupakan terobosan penting untuk meninggalkan pola lama yang selama ini masih bergantung pada pembayaran tunai.

Ke depan, pembayaran gaji perangkat desa sudah disalurkan langsung ke rekening pribadi masing-masing di Bank Sultra. Ini merupakan langkah maju yang kami harapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kinerja aparatur desa,  kata Fajaruddin.

Baca Juga:  Brimob Bergerak Bantu Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Jateng

Menurutnya, sistem non-tunai tidak hanya memudahkan proses administrasi, tetapi juga meminimalkan potensi risiko dalam penyaluran gaji, sekaligus memastikan hak perangkat desa diterima secara tepat waktu dan tepat sasaran.

Inisiatif tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak perbankan. Pimpinan Cabang Bank Sultra Raha, Weldy Soemarrgo, menyatakan kesiapan lembaganya untuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi seluruh perangkat desa di Kabupaten Muna.

Kami menyambut baik kebijakan ini. Selain mempermudah sistem penggajian, ini juga menjadi momentum edukasi keuangan bagi masyarakat desa agar semakin terbiasa memanfaatkan layanan perbankan yang aman dan modern, ujar Weldy.

Ia menilai perubahan pola pengelolaan keuangan dari tunai ke non-tunai merupakan bagian penting dari peningkatan literasi keuangan masyarakat. Jika sebelumnya masyarakat terbiasa menyimpan uang secara konvensional, kini perbankan hadir sebagai solusi yang lebih aman dan terkelola.

Baca Juga:  Subsatgas PAM Pastikan Keamanan Kantor Penyelenggara Pilkada Sultra Tetap Kondusif

Weldy juga memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Desa Banggai, Kecamatan Duruka, yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut. Desa Banggai tercatat sebagai salah satu desa perintis yang lebih awal mengarahkan seluruh perangkatnya untuk membuka rekening di Bank Sultra.

Respons cepat Pemdes Banggai patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap digitalisasi layanan publik dan tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern, tambahnya.

Tak hanya sebatas layanan penggajian, Bank Sultra juga berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan aparatur desa melalui penyediaan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Fasilitas pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan perangkat desa dengan plafon pinjaman hingga Rp100 juta.

Baca Juga:  Kapolda Sultra Resmikan Pembangunan Masjid Al-Mu’minun dan Peletakan Batu Pertama Perumahan Bersubsidi Polri

Sementara itu, Kepala Desa Banggai, La Ode Upa, memastikan bahwa seluruh perangkat desanya telah memiliki rekening pribadi sebagai tindak lanjut kebijakan tersebut. Ia menyebut langkah ini akan diperluas kepada penerima insentif lainnya di desa.

Hari ini seluruh perangkat desa kami sudah memiliki rekening pribadi. Selanjutnya, penerima insentif juga akan diarahkan membuka rekening agar seluruh pembayaran masuk langsung ke rekening masing-masing. Ini tentu lebih praktis dan mengurangi kerumitan saat gajian, ungkap La Ode Upa.

Dengan diterapkannya sistem pembayaran non-tunai ini, Pemerintah Kabupaten Muna berharap tata kelola administrasi desa semakin efisien, transparan, dan terintegrasi dalam ekosistem perbankan digital, sejalan dengan arah pembangunan pemerintahan yang bersih dan modern.

. . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar