* Lawan Stunting, Kopassus Salurkan Bantuan Nutrisi Tambahan dan Sembako. *

News1,873 views

Jakarta. Lumbung Suara Indonesia.com. Dengan mengusung motto ‘Bersama Rakyat TNI Kuat’, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD melakukan penyaluran bantuan berupa makanan bernutrisi tambahan kepada keluarga yang memiliki anak balita. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 9 Maret 2023, bertempat di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Danjen Kopassus, Mayjen TNI Iwan Setiawan, kepada sejumlah media melalui Asisten Teritorial Kopassus, Kolonel Inf Irfan Amir, usai kegiatan penyaluran bantuan nutrisi tambahan dimaksud. “Hari ini kita melaksanakan penyaluran bantuan nurtisi tambahan kepada keluarga-keluarga yang memiliki anak balita. Kebijakan ini dari Bapak KASAD, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, dalam rangka membantu Pemerintah mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia,” ungkap Irfan Amir.

Baca Juga:  Demi Kenyamanan Arus Lalulintas Kapolres Konut Kerahkan Personil Urai Antrian Panjang Kendaraan

Dalam hal ini, tambahnya, Angkatan Darat ikut serta berperan aktif mensukseskan progam Pemerintah tersebut melalui Staf Tertorial Angkatan Darat. “Kopassus dalam hal ini menyalurkan bantuan nutrisi tambahan dari Bapak KASAD dan bantuan sembako dari Danjen Kopassus. Jumlah bantuan nutrisi dan sembako yang disalurkan hari ini sebanyak 75 paket dan kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan,” tambah mantan Dandim Jeneponto, Sulsel, itu.

Bantuan nutrisi yang diberikan kepada anak-anak di wilayah binaan Staf Teritorial Kopassus bertujuan agar kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi dan kesehatan anak-anak tetap terjaga. “Sesuai kebijakan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Pemerintah mengajak semua komponen bangsa untuk berusaha menurunkan angka stunting sebesar 14 persen,” jelas petinggi Korps Baret Merah itu.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia atau WHO, demikian Irfan Amir, prevalensi stunting yang mesti dicapai adalah di bawah 20%. “Hal ini mendorong tekad Bapak Kasad untuk menurunkan angka stunting dalam rangka menciptakan generasi muda Indonesia yang siap bersaing dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” tuturnya.

Selain bantuan dalam bentuk nutrisi tambahan bagi anak balita, KASAD Jenderal Dudung Abdurachman, memberikan bantuan pembuatan sumur air bor di daerah yang mempunyai permasalahan kesulitan air bersih, terutama di wilayah binaan teritorial Grup 2 Kopassus. Bantuan sumur bor itu diberikan kepada masyarakat di Dukuh Jamur, Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga:  ASR Sultra Bantah Keras Atas Tudingan Keterlibatan Sufmi Dasco di PT TMS, Jangan Diplintir

“Program penyaluran bantuan ini dilaksanakan untuk membantu kesulitan masyarakat dimanapun berada agar terciptanya ketahanan nasional dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkas penyandang melati tiga di pundak ini.

  1. Editor : @rifin.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar