Safari Ramadan di Buton Selatan, Gubernur Andi Sumangerukka Salurkan Sembako dan Sambungan Listrik untuk Warga

News523 views

Busel//LumbungsuaraIndonesia.com  Gubernur Andi Sumangerukka melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Buton Selatan dengan menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026 itu dirangkaikan dengan buka puasa bersama warga serta jajaran Pemerintah Kabupaten Buton Selatan di Rumah Jabatan Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur menyerahkan bantuan pribadi berupa 150 paket sembako bagi masyarakat setempat. Selain itu, pemerintah provinsi juga menyalurkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk rumah tangga tidak mampu di Buton Selatan sebanyak 213 sambungan rumah tangga.
Program tersebut merupakan bagian dari total 5.905 sambungan listrik yang dialokasikan bagi masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Di Bulan Ramadhan PJI Sumenep Tiada Henti Tebar Kebaikan.

Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai sosial. Menurutnya, bulan suci ini mengajarkan kejujuran, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buton Selatan atas terselenggaranya kegiatan Safari Ramadan tersebut. Gubernur menilai, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat seperti ini penting untuk menjaga harmoni sekaligus memperkuat dukungan terhadap berbagai program pembangunan daerah.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih: Menakar Arah Baru Pemberdayaan Ekonomi dari Perspektif Politik dan Sosial Ekonomi

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Buton Selatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan, khususnya dalam peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah-wilayah pelosok.
Menurut gubernur, berbagai kebijakan pembangunan daerah saat ini juga disusun dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah serta kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Rangkaian Safari Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih bersama masyarakat di Masjid Agung Nurul Fitri Batauga, sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar