Perahu Bodi Batang antar Distribusi Logistik Pilkada di Kaledupa Selatan Berlangsung Lancar dan Efisien

News325 views

Wakatobi – Lumbungsuaraindonesia.com Distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kecamatan Kaledupa Selatan, Kabupaten Wakatobi, berjalan dengan lancar dan efisien.

Kapolsek Kaledupa Selatan, Ipda La Ode Kay’fulani Usman, S.H., memantau kegiatan ini dari Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sejak pagi hari, Selasa (26/11/2024).

Proses distribusi logistik melibatkan pengiriman 36 kotak suara dan 72 bilik suara menggunakan kendaraan pick-up terbuka.

Baca Juga:  Semarak Jalan Sehat HUT Polres Konut ke 5, Dapat Sehatnya, Dapat Ratusan Hadiah Menarik Dan Dorprize 3 Unit Motor

Keamanan selama perjalanan dijamin oleh personel Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS), TNI, Linmas, Panwas, serta kepala Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari masing-masing desa.

Untuk dua desa yang berada di lokasi terpencil, yaitu Desa Lentea dan Desa Darawa, pengiriman logistik harus melintasi perairan menggunakan perahu bodi batang.

Logistik yang dikirim untuk Desa Lentea meliputi 2 kotak suara dan 4 bilik suara, sementara untuk Desa Darawa sebanyak 4 kotak suara dan 8 bilik suara.

Baca Juga:  Daftarkan Calegnya Ke KPU Kota Kendari Hari Ini, Ketua DPC PDIP Optimistis Raih Satu Pintu Calon Walikota.             

Proses penyeberangan tetap dalam pengawalan ketat oleh Polri, TNI, Linmas, serta PPS setempat.

Kapolsek Kaledupa Selatan menegaskan pentingnya distribusi logistik ini dalam menjamin kelancaran Pilkada.

“Kami bersyukur proses ini berjalan lancar tanpa hambatan. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk terus menjaga suasana kondusif demi suksesnya pesta demokrasi di wilayah Kaledupa Selatan.

Baca Juga:  Solidaritas BPD Se - Indonesia, Bank Sultra Salurkan Rp50 Juta untuk Korban Bencana di Sumatera

Kegiatan distribusi ini ditutup dengan tibanya seluruh logistik di tujuan dengan damai dan tepat waktu.

. . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar