Karada Tolaki Sultra Menghadiri Undangan RRI NET KENDARI, Dalam Acara Obrolan Budaya

News2,069 views

Lumbung Suara Indonesia.com

Kendari- Obrolan Budaya tema indentitas penamaan serta sapaan Suku Tolaki di Sultra, rabu 23 November 2022, lembaga korada Tolaki Sultra menghadiri undangan RRI NET KENDARI dalam acara Obrolan Budaya, bersama sejarahwan dan Budayawan Suku Tolaki,
diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Kendari, yang turut serta menghadiri Dr.Basrin Melamba, S.pd, MA, dan (sejarahwan) Altin Timbu, juga (budayawan), Samsidar selaku (Ketua) Karada Tolaki Sultra

Baca Juga:  Mabes Polri Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ajak Personel Ikuti Jejak Teladan

Samsidar selaku Ketua Karada Tolaki Sultra kepada awak Media ini, ketiganya sebagai narasumber, terkait tema identitas penamaan serta sapaan orang Tolaki di Sultra, telah ada sejak zaman dahulu sekitar abad ke V (lima) Tahun 1600 sebelumnya zaman Kerajaan Konawe pertama, ditandai, penggunaan huruf , To,Ru,Ra,La, dan lain-lain.

Lanjut Ketua Torada bagi kaum Lelaki dan We,Wa dan lain-lain pada bagian depan penamaan orang tolaki dimasa lampau, selanjutnya kata Samsidar selaku Ketua Karada Tolaki Sultra proses penamaan atau pemberian nama sebagai identitas Orang Tolaki, biasanya, berdasarkan, waktu, tempat, situasi dan kondisi yang terjadi atau dialami saat itu, menurut narasumber, sapaan orang Tolaki terdapat beragam, ujarnya.

Baca Juga:  Gelar Premier Film Canvas Comins 2024 dengan Sukses, Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UHO Kendari di Apresiasi Oleh berbagai Dosen.

Samsidar selaku Ketua Karada Tolaki Sultra, bagi Lelaki terdapat sembilan sapaan (bio,ege, undu, dii, dll)., Untuk sapaan bagi kaum perempuan terdapat delapan belas sapaan yaitu Tina, More, Tie, Ndina, dan Lainnya.

Narasumber pun,
Berharap kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya Suku Tolaki yang mendiami daratan Sulawesi Tenggara, untuk tetap menjaga, kelestarian nilai-nilai histori, krearifan lokal, identitas sebagai jati diri Suku itu sendiri diantaranya, nama, Budaya, Bahasa dan lainnya agar tetap lestari, di daerah sendiri dan tidak punah seiring perkembangan zaman, ” tutup Samsidar.

Baca Juga:  Satgas Preventif Ops Keselamatan Anoa 2025 Berikan Himbauan kepada Driver di Terminal Baruga

Laporan : ( Muh.Nasir )

Editor : **@R**

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar