Food Court FISIP Universitas Halu Oleo Diresmikan, Dorong Interaksi Akademik dan Pendapatan Kampus

News557 views

Kendari /// LumbungsuaraIndonesia.com Pelaksana Tugas Rektor UHO Kendari, Dr. Herman meresmikan food court Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO pada Jumat, 10/4/2026.

Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa, kehadiran fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sivitas akademika, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan akademik yang lebih produktif, sekaligus mendukung peningkatan pendapatan non-UKT Kampus.
Herman menilai pembangunan Kantin permanen dengan konsep modern seperti food court merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem akademik.

Baca Juga:  Operasi Mantap Praja Anoa 2024: Pengamanan Kampanye Pasangan Calon Gubernur Sultra di Desa Inulu, Buton Tengah Berjalan Kondusif

Menurutnya, Kantin tidak sekadar tempat makan dan minum, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam suasana yang lebih santai namun tetap konstruktif. Ia menekankan bahwa komunikasi yang terbuka justru lebih mudah terbangun di ruang informal dibandingkan di ruang kerja yang cenderung formal dan protokoler.

Selain itu, Herman mengingatkan pentingnya menjaga standar layanan kantin, mulai dari kebersihan, higienitas makanan, kandungan gizi, hingga kualitas pelayanan. Ia berharap kantin dapat menjadi contoh layanan yang baik sekaligus sarana edukasi bagi seluruh sivitas akademika.

Baca Juga:  Ratusan Personel Gabungan Polda Sultra dan Polres Kendari Amankan Kampanye Akbar Cagub di Lapangan Benubenua

Sementara itu, Dekan FISIP UHO Eka Suaib menyebut pengembangan kantin modern ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung peningkatan pendapatan non-UKT universitas. Pengelolaan kantin dilakukan secara proporsional agar dapat memberikan kontribusi ekonomi bagi fakultas maupun institusi secara keseluruhan.

Ia juga menjelaskan bahwa food court ini dirancang tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi dilengkapi dengan area working space yang memungkinkan mahasiswa berdiskusi, berkolaborasi, dan menyelesaikan tugas secara informal. Menurutnya, fasilitas ini merupakan upaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang lebih kondusif.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Eka pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga bagi generasi Mahasiswa berikutnya, tutup Eka Suaib.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar