Kendari – Lumbungsuaraindonesia.com Bertempat di Mako Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), pada 24 Februari 2025, berlangsung kegiatan Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., beserta Ketua Bhayangkari Sultra Ny. Yuli Dwi Irianto, serta Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., dan sejumlah pejabat utama Polda Sultra. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis melalui pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan.
Program Pekarangan Pangan Lestari merupakan inisiatif strategis yang dirancang untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal guna menghasilkan bahan pangan berkualitas. Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, menekankan pentingnya program ini dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga maupun masyarakat. “Program ini tidak hanya mendorong kemandirian pangan, tetapi juga meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan yang produktif,” ujarnya.
Baca Juga: Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.
Kegiatan launching diisi dengan serangkaian acara simbolis, di antaranya penanaman sayuran dan tabur benih ikan di area pekarangan Mako Satbrimob. Penanaman sayuran dilakukan sebagai upaya untuk menyediakan sumber pangan sehat dan bergizi, sementara tabur benih ikan bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi masyarakat luas dalam mengoptimalkan lahan pekarangan untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Melalui pendekatan terintegrasi dan berkelanjutan, Polda Sultra berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya ketahanan pangan di wilayahnya, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menyediakan makan bergizi gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan adanya Program Pekarangan Pangan Lestari ini, diharapkan dapat tercipta kemandirian pangan di tingkat rumah tangga serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk kesejahteraan bersama.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.
Komentar