Pemda Konsel Dinilai Pilih Kasih, Warga Desa Lalonggombu Keluhkan Jalan Yang Tak Kunjung di Aspal, Manton: Stop Janji Politik

News, Ragam2,580 views

Konsel, Lumbung Suara Indonesia.com

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dinilai pilih kasih dalam membangun infrastruktur jalan, hal tersebut dapat dilihat dari Salah satu jalan yang diduga diabaikan oleh pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yakni Jalan Lorong Kepiting Desa Lalonggombu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang pemuda kelahiran Desa Lalonggombu, sebut saja Manton yang juga dikenal sebagai pegiat sosial media. Jum’at, 28 April 2023.

Menurut Manton dalam keterangan persnya yang dikirimkan melalui via ponsel WhatsAppnya, bahwa Jalan Desa Lalonggombu Lorong Kepiting adalah salah satu potensi yang dapat mendobrak roda perekonomian bagi masyarakat Desa Lalonggombu, bahkan untuk masyarakat luar atau pada umumnya.

Sebab, kata Manton, Diketahui.bahwa Jalan Lorong Kepiting yang terletak di Desa Lalonggombu terdapat sebuah Pasar, Dermaga Tambatan Perahu dan juga sebagai penghasil perikanan yang baik, dalam hal ini seperti Kepiting, Udang dan Ikan Bandeng (Ikan Bolu) karena sebagian besar masyarakat Desa Lalonggombu berprofesi sebagai Nelayan dan Petani Tambak hingga ratusan hektar luasnya.

“Atas dasar inilah sehingga pemerintah Konsel wajib melakukan pengaspalan,” Ucap Manton.

Sambung dia, Sudah puluhan tahun, Lorong Kepiting ini semakin padat dengan penduduknya, tetapi lagi – lagi masyarakat Desa Lalonggombu terpaksa harus menghirup udara yang kotor dan tak sedap akibat dari debu yang beterbangan akibat dari lalulalang kendaraan roda 4 dan 2, tentu hal ini menjadi tidak sehat bagi kesehatan manusia terhadap paru-paru  karena udara sudah bercampur debu jalanan atau yang biasa disebut Polusi Udara.

Baca Juga:  Polda Sultra Gelar Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi PKP

“Penyebaran Polusi Udara (Debu) ini sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat yang akan berdampak penyakit, dan sangat fatal,” Tandasnya

Manton menyatakan, Kabupaten Konawe Selatan  yang dipimpin oleh H. Surunudin Dangga yang telah menjabat sebagai Bupati Konawe Selatan selama 2 Periode ini dianggap gagal dalam mensejahterakan masyarakat. Meskipun itu, Presiden Joko Widodo telah menggenjot pemerataan pembangunan infrastruktur Jalan agar perekonomian jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Kami berharap, agar pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, melalui Dinas PUPR Bidang Bina Marga agar segera melakukan pengaspalan. Selain itu juga, kami meminta kepada DPRD Konsel  merespon apa yang sudah menjadi keluhan masyarakat, jangan hanya JANJI POLITIK,” Tegas Manton

“Masyarakat Cerdas, Stop JANJI POLITIK”. Pungkasnya.
Editor : @rifin.

Pemda Konsel Dinilai Pilih Kasih, Warga Desa Lalonggombu Keluhkan Jalan Yang Tak Kunjung di Aspal, Manton: Stop Janji Politik

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Konsel, Lumbung Suara Indonesia.com
Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dinilai pilih kasih dalam membangun infrastruktur jalan, hal tersebut dapat dilihat dari Salah satu jalan yang diduga diabaikan oleh pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yakni Jalan Lorong Kepiting Desa Lalonggombu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang pemuda kelahiran Desa Lalonggombu, sebut saja Manton yang juga dikenal sebagai pegiat sosial media. Jum’at, 28 April 2023.

Menurut Manton dalam keterangan persnya yang dikirimkan melalui via ponsel WhatsAppnya, bahwa Jalan Desa Lalonggombu Lorong Kepiting adalah salah satu potensi yang dapat mendobrak roda perekonomian bagi masyarakat Desa Lalonggombu, bahkan untuk masyarakat luar atau pada umumnya.

Sebab, kata Manton, Diketahui.bahwa Jalan Lorong Kepiting yang terletak di Desa Lalonggombu terdapat sebuah Pasar, Dermaga Tambatan Perahu dan juga sebagai penghasil perikanan yang baik, dalam hal ini seperti Kepiting, Udang dan Ikan Bandeng (Ikan Bolu) karena sebagian besar masyarakat Desa Lalonggombu berprofesi sebagai Nelayan dan Petani Tambak hingga ratusan hektar luasnya.

“Atas dasar inilah sehingga pemerintah Konsel wajib melakukan pengaspalan,” Ucap Manton.

Baca Juga:  Hanya 2 Mengandung Merkuri, dari 30 Produk Kosmetik Fenny Frans 

Sambung dia, Sudah puluhan tahun, Lorong Kepiting ini semakin padat dengan penduduknya, tetapi lagi – lagi masyarakat Desa Lalonggombu terpaksa harus menghirup udara yang kotor dan tak sedap akibat dari debu yang beterbangan akibat dari lalulalang kendaraan roda 4 dan 2, tentu hal ini menjadi tidak sehat bagi kesehatan manusia terhadap paru-paru  karena udara sudah bercampur debu jalanan atau yang biasa disebut Polusi Udara.

“Penyebaran Polusi Udara (Debu) ini sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat yang akan berdampak penyakit, dan sangat fatal,” Tandasnya

Manton menyatakan, Kabupaten Konawe Selatan  yang dipimpin oleh H. Surunudin Dangga yang telah menjabat sebagai Bupati Konawe Selatan selama 2 Periode ini dianggap gagal dalam mensejahterakan masyarakat. Meskipun itu, Presiden Joko Widodo telah menggenjot pemerataan pembangunan infrastruktur Jalan agar perekonomian jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Kami berharap, agar pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, melalui Dinas PUPR Bidang Bina Marga agar segera melakukan pengaspalan. Selain itu juga, kami meminta kepada DPRD Konsel  merespon apa yang sudah menjadi keluhan masyarakat, jangan hanya JANJI POLITIK,” Tegas Manton

“Masyarakat Cerdas, Stop JANJI POLITIK”. Pungkasnya.
Editor : @rifin.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar