DPD GSPI Sultra Bakal Mengadukan Dinas SDA dan Bina Marga Prov. Sultra di KPK RI

News172 views

Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) tahun 2021 telah menganggarkan dan merealisasikan Belanja Modal sebesar Rp. 1.246.770.023.310.

Dari nilai tersebut diatas, salah satunya adalah Belanja Modal Jalan Irigasi dan Jaringan pada Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan nilai anggaran yang terealisasi yang begitu fantastis, yaitu sebesar Rp. 467.273.549.415.

Besarnya nilai anggaran tersebut mendapat perhatian dan sorotan dari Manton selaku Ketua Bidang Humas, Antar Lembaga, Publikasi dan ITE, DPD Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) Sulawesi Tenggara (Sultra). Rabu, 05 April 2023, di Kendari.

Baca Juga:  KJRI Tampilkan Aneka Budaya Khas Indonesia di Ajang Lotus Festival 2023, dengan Sub Tema "Indonesia Mini" di Echo Park Los Angeles Calofornia

Menurut Manton dalam keterangannya yang dikirm melalui via WhatsAppnya, ia menyampaikan bahwa pihaknya bakal melaporkan atau mengadukan Dinas SDA dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara di Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) agar dapat diproses sesuai dengan undang – undang yang berlaku. Kata Manton.

Pasalnya, terdapat 10 paket pekerjaan pada Dinas SDA dan Bina Marga Prov. Sultra tahun 2021 yang diduga kelebihan pembayaran atau diduga ada kekurangan Volume pada 10 paket pekerjaan yang tersebar di beberapa titik dengan nilai sebesar Rp. 2.934.337.996,03, meskipun telah dilakukan pengembalian ke Kas daerah sebesar Rp. 365.127.384,31, oleh 5 perusahaan selaku pelaksana pekerjaan sesuai dengan temuannya. Akan tetapi masih ada kelebihan pembayaran yang diduga belum di kembalikan sebesar Rp. 2.569.210.611,72, papar Ketua Bidang Humas DPD GSPI Sultra.

Baca Juga:  Akhirnya Direktur PT. Tristaco Mineral Makmur dan Kuasa Direktur PT. Cinta Jaya Resmi Tersangka, Semua Karena Pesona Kilau Ore Nikel Block Mandiodo.

Salah satunya adalah kelebihan pembayaran pada satu Paket Pekerjaan yang nilainya cukup besar yaitu kurang lebih 1 Miliar. Jika sampai sebesar itu nilainya, apakah tidak akan berdampak pada mutu kualitas dan kuantitas pekerjaan tersebut ?. Tanya Manton

“Secara kelembagaan, kami akan laporkan Dinas SDA dan Bina Marga Prov. Sultra dan beberapa kontraktor dari 10 paket pekerjaan tersebut di KPK RI, agar diproses sesuai undang – undang yang berlaku di Negara Indonesia ini, Sehingga tidak ada lagi kejadian yang sama, dan juga menjadi perhatian bagi Dinas – Dinas lain baik itu di Pemprov maupun di Pemerintah Kabupaten,” Tutup Manton.

Komentar