Wakil Ketua Komisi V DPRI : Ridwan Bae Tampil Terdepan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

News338 views

Konawe Selatan, Lumbung Suara Indonesia.com                                              Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR-RI) Ridwan Bae melakukan Kunjungan Kerja (Kunkur) ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kunjungan kerja kali ini Ridwan Bae didampingi oleh Direktur PUPR Ir. Thomas Setiabudi Aden, M.Sc Eng dan Kepala Balai Bina Marga Prov. Sultra dan jajaran. Rabu (1/12/2022).

Kedatangan Ridwan Bae beserta rombongan disambut hangat oleh ratusan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan.

Kunjungan Kerja Ridwan Bae beserta rombongan ke Sultra yakni menindaklanjuti terkait aksi demo masyarakat yang menuntut perbaikan jalan poros Kendari-Konsel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Konawe Selatan Irham Kalenggo, S.Sos. M.Si, sejumlah Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan ratusan masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya Ridwan Bae menyampaikan bahwa apa yang menjadi aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan poros Konsel- Kendari. Jalan ini merupakan jalan provinsi jadi bukan wewenang pusat akan tetapi Pemprov yang harus tuntaskan.

Baca Juga:  Kalah Putusan INKRACHT, Muh. Rusmin Liga Di Duga Manufer Ala " Mafia "

“Ini adalah jalan provinsi dan bukan wewenang pusat, namun demikian kehadiran saya di sini beserta Direktur PUPR sebagai bukti bahwa Pemerintah ada untuk masyarakat. Jadi terkait jalan provinsi ini akan di bahas dulu bersama Gubernur Sultra dalam hal ini Ali Mazi. Sementara terkait anggaran kita akan lihat nanti apakah anggarannya dibagi dua antara provinsi dan pusat,” jelasnya.

Intinya, lanjut Ridwan Bae, saya akan Tampil terdepan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sultra dari berbagai aspek.

Di tempat yang sama Direktur PUPRI RI Ir. Thomas Setiabudi Aden, M.Sc., Eng menyampaikan bahwa, kehadirannya di Sultra atas perintah dari Menteri.

“Saya hadir di Sultra ini karena diperintah langsung oleh bapak Menteri PUPR dalam hal ini Dr. (H.C.) Ir. H. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D untuk meninjau langsung kondisi jalan yang rusak di Wilayah Konsel ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Panitia Pelaksana Perayaan Kenaikan Yesus Kristus Gelar Kegiatan Sosial dengan Sasaran beberapa Panti Asuhan.

Sementara itu, Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga, S.T.,M.M menyampaikan bahwa permasalahan ini sudah berlangsung lama, dan ini sudah sering kita lakukan koordinasi.

“Soal jalan ini saya sudah melakukan koordinasi dengan Pak Gubernur dan Ketua DPRD Provisni baik secara lisan maupun tertulis. Dan informasinya sudah dianggarkan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Sekretaris Dinas PUPR Sultra H. Abu Bakar, S.T.,M.Si menyampaikan bahwa terkait anggaran jalan poros Konsel-Kendari ini sudah dianggarkan kurang lebih 10 miliar.

“Untuk tahun ini kita sudah anggarkan sebanyak 3,1 miliar dan itu sudah teken kontrak dengan pihak kontraktor. Dan akan segera dikerjakan. Dan untuk tahun depan kita juga anggarkan untuk ruas jalan Motaha-Allangga kurang lebih 10 miliar,” kata Abu Bakar.

“Sementara untuk Ambesea-Punggaluku kita anggarkan sebanyak tiga (3) miliar lebih, dan untuk di Aberi juga kita anggarkan tiga (3) miliar. Mudah-mudahan bisa dilelang secepatnya supaya bisa dikerja lebih awal,” paparnya.

Baca Juga:  Ruksamin" Jika Anak Bapak Ibu Ingin bebas Biaya Pendidikan, Ayo Gabung bersama Selaras Menuju Sultra Satu.

Hadir pula Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo menyampaikan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi yang harus kita prioritaskan.

“Untuk itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memberikan keamanan dan keselamatan saat pelaksanaan pekerjaan agar dapat berjalan maksimal,” tandasnya.                                                    Untuk mendengarkan Aspirasi Masyarakat dilakukan pertemuan di Aula Kantor Camat Landono Kabupaten Konawe Selatan dalam rangka dialog dengan beberapa perwakilan masyarakat serta pihak Kementerian PUPR dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI,                IR. Ridwan Bae.

Editor: @rifin.

. . . . . ' . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar