Andi Sumangerukka Tegaskan Sinergi Lintas Sektor sebagai Fondasi Perencanaan Pembangunan Sultra 2027

News166 views

Kendari /// LumbungsuaraIndonesia.com Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri Gala Dinner Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2027 yang diselenggarakan di Rumah Jabatan Bupati Kolaka, Senin malam, 4/5/2026.

Agenda tersebut tidak sekadar menjadi jamuan penyambutan rangkaian Musrenbang, melainkan juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk mempererat komunikasi, membangun kesepahaman, serta memperkokoh koordinasi antarpemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sultra, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara, jajaran pejabat pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, BUMD, kalangan akademisi, hingga perwakilan sektor perbankan.

Baca Juga:  Seleksi Mandiri Calon Maba Universitas Haluoleo ( UHO ) Kendari 2024 resmi di Buka, Ayo Daftar.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat ditopang oleh kerja parsial, melainkan membutuhkan orkestrasi yang solid antarlembaga, antarsektor, dan antarlevel pemerintahan.

Menurutnya, momentum Musrenbang harus dimaknai lebih dari sekadar forum penyusunan dokumen tahunan, tetapi sebagai ruang konsolidasi gagasan untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan memiliki kesinambungan, ketepatan sasaran, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Dit Resnarkoba Polda Sultra Ungkap Kasus Narkotika, Tersangka Kedapatan Bawa Sabu 645 Gram di Bandara Haluoleo

Pertemuan ini mencerminkan adanya kehendak bersama untuk menjaga sinergi pembangunan Sulawesi Tenggara. Kebersamaan adalah modal utama agar seluruh agenda yang kita rancang tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar terimplementasi dan terukur hasilnya, ujar Gubernur.

Ia menambahkan, proses pembangunan yang berkelanjutan mensyaratkan keterlibatan seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, legislatif, aparat vertikal, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga lembaga keuangan sebagai mitra penggerak pertumbuhan.

Baca Juga:  Nama yang Masih Ditunggu untuk Gedung Baru UHO : Jejak Pengabdian Alm. Prof Armid Menguat di Tengah Penantian Senat

Karena itu, kata dia, harmonisasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi program harus menjadi satu kesatuan kerja yang saling menopang demi mempercepat peningkatan daya saing dan kesejahteraan Sulawesi Tenggara menuju tahun 2027.

Suasana hangat dan penuh keakraban yang mewarnai gala dinner tersebut merefleksikan kuatnya semangat kolaboratif di antara seluruh peserta. Kebersamaan itu diharapkan menjadi energi kolektif untuk menjaga stabilitas koordinasi sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan Sulawesi Tenggara yang inklusif, progresif, dan berkelanjutan.

. . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar