UHO Kendari Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Lewat Business Case Competition & Pitching Day

News151 views

Kendari /// LumbungsuaraIndonesia.com
Universitas Halu Oleo melalui Unit Penunjang Akademik Pusat Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa (UPA PK2M) menyelenggarakan Business Case Competition & Pitching Day pada 29–30 April 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang puncak kompetisi sekaligus ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah dan menguji ide bisnis secara aplikatif.

Kepala UPA PK2M, Lade Sirjon, menjelaskan bahwa kompetisi tersebut dirancang untuk mendorong pola pikir kritis dan inovatif mahasiswa dalam merancang usaha. Ia menekankan, gagasan terbaik yang dinilai layak oleh dewan juri tidak hanya diapresiasi secara simbolis, tetapi juga berpeluang memperoleh dukungan pembiayaan guna direalisasikan menjadi usaha nyata.

Baca Juga:  Alumni Angkatan 2004 SMAN 1 Kendari akan Gelar Reuni Dua Dekade 2024

Sebanyak 100 peserta dari berbagai latar belakang akademik terlibat dalam kegiatan ini dengan mengajukan proposal bisnis sesuai pedoman panitia. Seluruh karya kemudian dinilai oleh lima juri independen dari luar kampus guna menjamin objektivitas, transparansi, serta akuntabilitas hasil penilaian yang bersifat final.

Proses seleksi tidak hanya menitikberatkan pada orisinalitas ide, tetapi juga mempertimbangkan aspek kelayakan usaha, potensi pasar, inovasi, hingga kesiapan implementasi. Mahasiswa dengan proposal terbaik selanjutnya berkesempatan memperoleh pendanaan melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) sebagai tahap lanjutan menuju realisasi bisnis.

Baca Juga:  Pj. Gubernur Sultra Laksanakan Instruksi Menteri Hukum dan Ham RI untuk beri Bansos kepada Yatim Piatu, Kaum Dhuafa serta Korban Banjir di Kota Kendari.

Melalui kegiatan ini, UHO menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan kampus yang berkelanjutan. Diharapkan, mahasiswa tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui usaha yang mandiri dan punya daya kreatif.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar