News9 views

Kendari /// LumbungsuaraIndonesia.com Universitas Halu Oleo (UHO) resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026 sebagai bagian dari proses seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru. Ribuan peserta ambil bagian dalam ujian ini yang sepenuhnya menggunakan sistem komputerisasi, guna menjamin transparansi, objektivitas, serta akuntabilitas hasil seleksi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO, Herman, memastikan bahwa pelaksanaan UTBK sejak hari pertama berjalan tertib dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan UTBK telah dimulai dan kami pastikan seluruh proses berlangsung dengan baik, lancar, serta sesuai prosedur, ujarnya saat ditemui pada Selasa, 21/4/2026.

Baca Juga:  Rektor UHO Kendari Prof Dr Muh Zamrun Kukuhkan Tujuh Guru Besar baru Lingkup UHO Kendari

Ia menegaskan bahwa sistem berbasis komputer yang digunakan dalam UTBK sepenuhnya menentukan hasil seleksi, tanpa adanya intervensi pihak mana pun. Oleh karena itu, peserta diimbau untuk mengerjakan soal secara mandiri dan menjaga integritas selama ujian berlangsung.

Seluruh proses penilaian dikendalikan oleh sistem. Dengan demikian, hasil yang diperoleh murni mencerminkan kemampuan masing-masing peserta, tegasnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara UTBK UHO, La Ode Santiaji Bande, mengungkapkan bahwa total kuota penerimaan mahasiswa baru yang diajukan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencapai 9.464 kursi untuk jenjang Diploma (D3) dan Sarjana (S1).
Kuota tersebut didistribusikan melalui tiga jalur seleksi, yakni jalur berbasis prestasi sebanyak 2.846 kursi, jalur UTBK sebesar 3.936 kursi, serta jalur mandiri dengan alokasi 2.822 kursi.

Baca Juga:  Memperkuat Ukhuwah dan Sinergi, Bank Sultra Gelar Halal Bihalal Secara Hybrid

Pembagian kuota ini mengacu pada kebijakan nasional, yaitu 30 persen untuk jalur prestasi, 40 persen melalui seleksi berbasis tes, dan maksimal 30 persen untuk jalur mandiri, jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa proses seleksi melalui jalur prestasi telah selesai dan saat ini memasuki tahap registrasi ulang, meskipun belum seluruh kuota terisi secara optimal.

Di sisi lain, perhatian juga diberikan kepada peserta dari keluarga kurang mampu melalui skema Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dari total 2.432 peserta yang dinyatakan lulus secara administratif, hanya 753 peserta yang memenuhi kriteria kelayakan (eligible) berdasarkan verifikasi Kementerian.

Baca Juga:  Rektor UHO Kendari Lantik Pejabat Non Struktural

Penentuan kelayakan dilakukan berdasarkan klasifikasi desil satu hingga desil empat sesuai data nasional, ungkap Santiaji.

Pelaksanaan UTBK di UHO dijadwalkan berlangsung hingga 28 April 2026, dengan dua sesi ujian setiap harinya, yakni sesi pagi dan siang. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi nasional guna menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kompetensi yang kuat baik secara regional maupun pada skala Nasional.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar