Prihatin Penumpang Membludak Jelang Mudik, Ridwan Bae Dorong Pembangunan Terminal Baru Pelabuhan Kendari

News665 views

Kendari//LumbungsuaraIndonesia.com Lonjakan penumpang di Pelabuhan Kendari mulai terlihat bahkan sebelum puncak arus mudik. Dalam satu waktu, dua kapal sandar hampir bersamaan. Penumpang turun berbondong-bondong hingga membuat area terminal penuh sesak.
Sebagian penumpang bahkan terpaksa menunggu di luar gedung terminal karena kapasitas ruang yang tersedia tidak lagi mampu menampung seluruh penumpang.
Kondisi tersebut menjadi perhatian langsung Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, saat melakukan peninjauan aktivitas di Pelabuhan Kendari, Minggu (15/3/2026).

Ridwan mengapresiasi kerja para petugas di lapangan yang dinilai tetap sigap mengatur arus penumpang meski menghadapi lonjakan jumlah penumpang. Namun di sisi lain, ia menyoroti kondisi terminal penumpang yang dinilai sudah tidak lagi memadai.
Menurutnya, kapasitas terminal saat ini hanya mampu menampung sekitar 400 hingga 500 orang. Sementara dalam situasi normal ketika dua kapal bersandar bersamaan, jumlah penumpang yang turun dapat mencapai sekitar 1.000 orang.
Jangan sampai penumpang kita terlantar di luar terminal, tegas Ridwan.
Ia menilai kondisi tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang, terlebih menjelang periode mudik yang biasanya memicu peningkatan jumlah perjalanan laut secara signifikan.
Bagi Ridwan, para penumpang merupakan masyarakat yang telah membayar tiket perjalanan dan berhak mendapatkan pelayanan yang layak serta fasilitas yang memadai di pelabuhan.
Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan di pelabuhan. Koordinasi antarinstansi dinilai berjalan dengan baik, mulai dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), kepolisian, tenaga kesehatan, hingga unsur penyelamat.

Baca Juga:  Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Watubangga Peringati HUT TNI ke-79

Saya melihat semua pihak sudah bekerja dengan sangat baik dalam menjaga kelancaran arus penumpang,” ujarnya.
Namun demikian, persoalan keterbatasan fasilitas terminal tetap harus segera mendapat solusi. Ridwan mengaku telah berkomunikasi dengan pimpinan PT Pelabuhan Indonesia untuk membahas rencana pembangunan terminal penumpang yang lebih luas dan representatif.

Ia berharap pembangunan terminal baru dapat segera direalisasikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik, terutama menghadapi lonjakan penumpang pada musim mudik.
Bagi Ridwan Bae, terminal pelabuhan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bagian dari wajah pelayanan publik. Karena itu, menurutnya, fasilitas tersebut harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap penumpang yang datang maupun berangkat dari Kendari.

Komentar