Dosen UHO Terlibat Ekspedisi Riset Laut Dalam Internasional Teliti Gunung Bawah Laut di Utara Sulawesi

News189 views

Kendari//LumbungsuaraIndonesia.com  Dosen Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Dr. Harisma, turut ambil bagian dalam ekspedisi riset laut dalam bertajuk “Beneath the Ring : The Sulawesi Seamounts”. Kegiatan ilmiah ini merupakan kolaborasi internasional antara OceanX dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berfokus pada penelitian rangkaian gunung bawah laut di wilayah utara Sulawesi.
Dr. Harisma yang merupakan dosen Teknik Geologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO menjadi salah satu akademisi Indonesia yang terlibat langsung dalam ekspedisi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa partisipasi UHO dalam kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi akademisi Indonesia dalam mengungkap potensi dan karakteristik wilayah laut dalam yang masih minim penelitian.
Ekspedisi ini berfokus pada studi rangkaian gunung bawah laut atau seamount di kawasan terpencil dekat perbatasan Indonesia yang hingga kini masih sangat terbatas data ilmiahnya, ujar Dr. Harisma saat diwawancarai, Kamis, 5/3/2026.

Baca Juga:  Rakernis Bid Propam Polda Sultra T.A 2024: Optimalisasi Pengawasan Melekat untuk Polri yang Presisi

Penelitian dilakukan menggunakan kapal riset canggih R/V OceanXplorer dalam dua rangkaian perjalanan. Tahap pertama atau Leg -1 dilaksanakan pada 2 hingga 21 Desember 2025 di perairan Manado, Sulawesi Utara, sementara tahap kedua atau Leg-2 berlangsung pada Januari 2026.
Dalam ekspedisi tersebut, Dr. Harisma berperan sebagai ahli geologi yang mengkaji aspek geodiversitas serta karakteristik geologi gunung bawah laut di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Mantap dan Luar Biasa "Yudhianto Mahardika Anton Timbang" Raih Penghargaan Pemuda Inspiratif Dalam Sultra Awards 2024

Menurutnya, ekspedisi ini melibatkan berbagai lembaga riset nasional dan internasional. Di antaranya Badan Informasi Geospasial (BIG), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Indo Ocean Project, serta Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara ini diharapkan mampu menghasilkan data ilmiah yang komprehensif mengenai kondisi ekosistem laut dalam Indonesia yang selama ini masih belum banyak terungkap.
Melalui penelitian ini diharapkan dapat membantu menutup kesenjangan pengetahuan terkait keanekaragaman hayati laut dalam, dinamika iklim, hingga potensi bahaya geologi yang ada di kawasan tersebut, jelasnya.
Ia menambahkan, hasil penelitian tersebut juga diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam mendukung tata kelola dan pengelolaan sumber daya laut Indonesia secara berkelanjutan di masa depan.

. . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar