Pemkot Kendari Gandeng Bank Sultra, Pastikan Jemaah Umrah Terlantar di Madinah Tetap Terlindungi

News20 views

Kendari//LumbungsuaraIndonesia.com Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat menyikapi persoalan yang menimpa puluhan jemaah umrah asal daerah tersebut yang sempat terlantar di Madinah, Arab Saudi. Bersama Bank Sultra, pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar para jemaah dapat segera terpenuhi.
Peristiwa itu terjadi setelah rombongan bertolak dari Kendari menuju Jakarta pada 10 Februari 2026 dan melanjutkan perjalanan ke Jeddah pada 13 Februari. Setibanya di Arab Saudi sehari kemudian, para jemaah mendapati fasilitas yang dijanjikan oleh pihak travel belum tersedia, termasuk akomodasi yang seharusnya sudah dipersiapkan.
Kondisi tersebut membuat para jemaah berada dalam situasi tidak menentu di Madinah. Informasi mengenai kejadian itu segera sampai kepada Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang saat itu juga berada di Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah.
Tanpa menunggu lama, Siska mendatangi langsung rombongan jemaah untuk memastikan keadaan mereka. Ia kemudian mengupayakan langkah darurat dengan menyiapkan kebutuhan pokok seperti makanan serta penginapan sementara agar para jemaah dapat beristirahat dengan layak.
Upaya tersebut diperkuat melalui koordinasi dengan Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar. Dukungan pembiayaan dari bank daerah itu memungkinkan penyediaan akomodasi bagi para jemaah selama berada di Madinah.
Siska menyampaikan apresiasi atas respons cepat Bank Sultra yang dinilai turut meringankan beban warga Kendari di luar negeri. Menurutnya, kehadiran perbankan daerah dalam situasi seperti ini menunjukkan bahwa fungsi lembaga keuangan tidak semata berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra strategis menjadi kunci dalam menghadapi kondisi darurat, terutama ketika menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga di perantauan.
Berkat dukungan tersebut, para jemaah kini dapat melanjutkan rangkaian ibadah dengan lebih tenang. Siska berharap sinergi yang terbangun tidak berhenti pada penanganan kasus ini saja, melainkan dapat diperluas ke berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.
Peristiwa ini sekaligus menjadi refleksi pentingnya koordinasi lintas lembaga untuk memastikan setiap warga tetap mendapatkan perlindungan, bahkan ketika berada jauh dari tanah air.

Baca Juga:  Polda Sultra Terapkan Strategi Penguatan Sistem Pengamanan Hadapi Kontinjensi Konflik Sosial Pilkada Serentak 2024 di Wilayah Prov. Sulawesi Tenggara
. . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar