Dorong Reformasi Birokrasi Berbasis SDM, BGTK Sultra – FMIPA UHO Perkuat Kompetensi Aparatur

News30 views

Kendari//Lumbungsuaraindonesia.com       Upaya mempercepat reformasi birokrasi melalui penguatan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulawesi Tenggara. Salah satunya melalui kemitraan strategis dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pegawai yang digelar pada Selasa, 4 Februari 2026.
Kemitraan ini diposisikan sebagai langkah konkret dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berbasis kompetensi, sejalan dengan tuntutan tata kelola pemerintahan modern yang menekankan efektivitas kinerja serta kualitas layanan publik.
Dekan FMIPA UHO, Prof. Dr. Mukhsar, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak dapat dilepaskan dari investasi serius pada pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, aparatur dituntut memiliki kemampuan berpikir analitis, literasi keilmuan, serta kecakapan teknis yang relevan dengan dinamika kerja saat ini.
Penguatan kapasitas SDM menjadi fondasi utama reformasi birokrasi. Melalui integrasi pendekatan teoritis dan aplikatif, pegawai tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga mampu mengambil keputusan berbasis analisis dan data, ujar Prof. Mukhsar.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang untuk memperdalam pemahaman konseptual sekaligus meningkatkan keterampilan teknis pegawai sesuai tugas dan fungsinya. Peserta dibekali penguatan kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta pendekatan ilmiah dalam mendukung kinerja yang lebih akuntabel dan terukur.
Lebih jauh, kolaborasi antara BGTK Sultra dan FMIPA UHO juga diarahkan untuk membangun budaya kerja kolaboratif dan terbuka. Pertemuan langsung antara praktisi birokrasi dan kalangan akademisi membuka ruang dialog kritis, pertukaran gagasan, serta penyelarasan perspektif dalam menjawab tantangan reformasi birokrasi di sektor pendidikan.
Kemitraan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan semata, melainkan berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan dalam program pengembangan kapasitas aparatur, riset terapan, hingga pendampingan kebijakan berbasis keilmuan.
BGTK Sultra optimistis, penguatan kualitas SDM melalui kemitraan akademik ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik, efisiensi kerja, serta percepatan implementasi reformasi birokrasi di lingkungan lembaga.
Olehnya itu, FMIPA UHO memandang kolaborasi ini sebagai peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda reformasi birokrasi nasional, khususnya melalui penyediaan sumber daya keilmuan dan pengembangan kompetensi aparatur pemerintah di Daerah.

. . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar