UHO Kendari Siap Buka PPDS Bedah 2026, Perkuat Akses Dokter Spesialis di Sultra

News24 views

Kendari//Lumbungsuaraindonesia.com  Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari semakin memantapkan langkahnya sebagai pusat pengembangan pendidikan kedokteran di kawasan timur Indonesia. Pada tahun 2026, UHO bersiap membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, sebuah program lanjutan bagi dokter umum untuk menjadi dokter spesialis bedah.
Pembukaan program studi baru yang berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran UHO tersebut kini tinggal menunggu satu tahapan akhir. Pemerintah pusat telah memberikan persetujuan, sementara seluruh proses asesmen dan administrasi penyelenggaraan dinyatakan rampung.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M, mengungkapkan bahwa kesiapan UHO telah diverifikasi langsung melalui evaluasi lapangan oleh tim dari pusat.
Administrasi sudah selesai. Tim evaluasi lapangan juga sudah datang untuk mengecek kelayakan UHO, ucap Dr. Herman, Jumat, 9/1/2026.
Dr. Herman menambahkan, kepastian pembukaan PPDS Bedah pada tahun ini hanya tinggal menunggu penetapan kuota mahasiswa dari pemerintah pusat.
Harapannya, kita sudah bisa menerima mahasiswa tahun 2026 ini, sambungnya.
Dalam pelaksanaannya, Program Studi Dokter Spesialis Bedah UHO akan diselenggarakan melalui kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) sebagai kampus pengampu. Sementara itu, pendidikan klinik akan didukung oleh sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Kendari, antara lain RSUD Bahteramas, RS Kota Kendari, dan RS Dr. Ismoyo.
Kehadiran PPDS Bedah di UHO dinilai strategis untuk menjawab kebutuhan dokter spesialis di Sulawesi Tenggara yang selama ini masih sangat terbatas. Selama ini, banyak dokter harus keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan spesialis, yang berdampak pada keterbatasan layanan kesehatan di daerah.
Sebelumnya, UHO mengajukan dua program studi untuk percepatan pendidikan dokter spesialis, yakni Spesialis Bedah dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn). Namun, dari dua usulan tersebut, pemerintah pusat baru menyetujui pembukaan PPDS Bedah.
Yang bisa disubmit saat ini bedah. Untuk obgyn semoga menyusul. Padahal secara kesiapan, obgyn sebenarnya sudah sangat siap, namun ada syarat formil yang belum terpenuhi hingga batas waktu. Kita lakukan secara bertahap, dan semoga obgyn bisa dibuka tahun depan,  jelas Dr. Herman.
Dengan dibukanya PPDS Bedah, UHO tak hanya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi unggulan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pemerataan dokter spesialis di Sulawesi Tenggara. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen UHO untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Peduli Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran UHO Gelar Bakti Sosial

. . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar