Menguatkan Layanan Kesehatan Pesantren, Bank Sultra Hibahkan Ambulans melalui Program CSR

News896 views

Konsel// Lumbungsuaraindonesia.com  Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara dalam mendukung sektor kesehatan dan pendidikan kembali diwujudkan secara konkret. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Sultra menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada Pondok Pesantren Minhajut Thullab yang berlokasi di Desa Andoolo Utama, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Senin (5/1/2026).

Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) dan Bank Sultra sebagai bank milik daerah, yang secara konsisten diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran manajemen Bank Sultra, pengurus GP Ansor, para tokoh agama, serta ratusan santri Pondok Pesantren Minhajut Thullab.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana, yang diwakili Kepala Divisi Corporate Secretary, Waode Nurhuma, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari misi Bank Sultra untuk tumbuh sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya kompetitif secara bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat.
Kami merasa bersyukur dapat berkontribusi melalui program CSR di pondok pesantren ini. Bank Sultra adalah milik pemerintah daerah dan merupakan aset seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Kehadiran kami tidak semata melayani sektor usaha, tetapi juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat, ujar Waode Nurhuma.

Baca Juga:  Pemda Konsel Dinilai Pilih Kasih, Warga Desa Lalonggombu Keluhkan Jalan Yang Tak Kunjung di Aspal, Manton: Stop Janji Politik

Ia menambahkan, pengadaan mobil ambulans tersebut tidak terlepas dari peran Gubernur Sulawesi Tenggara selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Sultra, yang secara konsisten mendorong agar kebijakan CSR bank diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ini merupakan buah dari sinergi Bank Sultra dengan Pemprov Sultra. Harapannya, ambulans ini dapat memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi santri, tetapi juga masyarakat umum di wilayah Konawe Selatan, tambahnya.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Minhajut Thullab, KH Moch Wildan Habibi Arif, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran mobil ambulans ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan oleh pihak pesantren dan masyarakat sekitar.
Hari ini adalah momentum yang membahagiakan bagi kami. Bantuan ambulans dari Bank Sultra ini adalah berkah dari silaturahmi dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini, ungkapnya.
Ia menjelaskan, Pondok Pesantren Minhajut Thullab sejak tahun 2020 telah mengembangkan layanan kesehatan berbasis sosial melalui kerja sama dengan LAZISNU dengan program Dana Sehat. Saat ini, pesantren telah mengoperasikan dua unit mobil siaga yang dikelola oleh Banser dan pengurus LAZISNU untuk layanan penjemputan pasien secara gratis.

Baca Juga:  Komitmen Kapolri Lindungi Perempuan dan Anak, Brigjen Desy Ditunjuk Jadi Dirtipid PPA dan PPO

Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang prima tanpa membebani masyarakat dengan biaya. Ambulans ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga pondok, tetapi terbuka untuk seluruh masyarakat Konawe Selatan, tegasnya.
KH Wildan juga mengungkapkan bahwa hubungan antara Pondok Pesantren Minhajut Thullab dan Bank Sultra telah terjalin cukup lama, di antaranya melalui program pengembangan perpustakaan sekolah di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Ia secara khusus mengapresiasi perhatian Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, yang sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan transportasi medis di desa tersebut.
Semoga dengan bantuan ini, Bank Sultra semakin maju dan terus mengukuhkan diri sebagai pilar ekonomi daerah yang memiliki kepedulian nyata terhadap nilai-nilai kemanusiaan, pungkasnya.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar