Menjadi Pilar Fiskal Daerah, Bank Sultra Tuai Apresiasi di Bapenda Fest 2025

News415 views

Kendari//Lumbungsuaraindonesia.com       PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) kembali menegaskan perannya sebagai pilar strategis pembangunan daerah. Melalui komitmen berkelanjutan dalam transformasi digital dan penguatan tata kelola keuangan daerah, Bank Sultra berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi.
Dalam ajang Bapenda Fest 2025 yang digelar pada Minggu (28/12/2025), Bank Sultra resmi dianugerahi penghargaan sebagai “Mitra Utama Pengembangan Sistem Pendapatan Daerah”. Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, kepada Direktur Kepatuhan Bank Sultra, Taufik Akbar, yang hadir mewakili jajaran manajemen.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi nyata Bank Sultra dalam membangun sistem penerimaan daerah yang modern, transparan, dan akuntabel, khususnya melalui digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah yang terintegrasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pajak merupakan keniscayaan. Ia menilai Bank Sultra telah memainkan peran penting sebagai jembatan teknologi yang memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakan.
“Pajak daerah adalah pilar utama dalam menjaga ketahanan fiskal Sulawesi Tenggara. Tanpa kesadaran bersama dan sistem yang andal, pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” tegas Gubernur.
Gubernur juga memberikan apresiasi atas langkah progresif Bank Sultra dalam melakukan transformasi digital yang mendorong terciptanya ekosistem penerimaan daerah yang lebih transparan dan efisien.
“Sinergi ini sangat krusial untuk mengoptimalkan potensi ekonomi Sultra yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif,” tambahnya.
Menanggapi penghargaan tersebut, Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif (Andri Permana Diputra Abubakar), menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Bank Sultra sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi Bapak Gubernur. Pernyataan beliau adalah perintah sekaligus motivasi bagi kami. Bank Sultra berkomitmen penuh menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Andri.
Ia menambahkan bahwa berbagai inovasi digital yang dikembangkan Bank Sultra saat ini telah berada di jalur yang tepat (on the track). Sistem pembayaran pajak dan retribusi yang terintegrasi dirancang untuk memastikan setiap rupiah pendapatan daerah tercatat secara akurat, real time, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Sultra, Taufik Akbar, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan validasi atas integritas sistem dan tata kelola yang selama ini dibangun secara konsisten.
“Sinergi sistem digital yang kami kembangkan tidak hanya menekankan pada kecanggihan teknologi, tetapi juga menjamin aspek transparansi, kepatuhan, dan pengawasan. Ini adalah tanggung jawab besar yang akan terus kami jaga demi mendukung pembangunan Sulawesi Tenggara yang berkelanjutan,” tutup Taufik.
Capaian ini menambah daftar torehan prestasi Bank Sultra sebagai bank daerah yang adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar