Guna Minimalisir Resiko Bencana, Dosen UHO Kendari Bekali Para Guru dan Siswa  Kota Kendari

News628 views

Kendari – Lumbungsuaraindonesia.com
Kegiatan ini mengangkat tema Gamifikasi sebagai Solusi Digital Pengetahuan dan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana Alam bagi Guru dan Siswa di Kota Kendari

Kegiatan ini dilaksanakan pada 11-12 Oktober 2024 di SMA Kartika Kota Kendari.

Ketua Tim Pengabdian Universitas Halu Oleo Dr. Syawal Kamiluddin Saptaputra, S.K.M., M.Sc., mengatakan, perlunya langkah-langkah penting dalam kesiapan menghadapi situasi darurat.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan terhadap bencana alam melalui pendekatan digital interaktif, ungkap, dalam rilis yang

Pada kegiatan di hari pertama, tim juga mengukur pengetahuan peserta terkait mitigasi bencana dan tanggap darurat melalui Quizizz Pre-Test dan Post-Test.

Baca Juga:  Densus 88 AT Polri Tangkap Tiga Terduga Teroris Anshor Daulah Jateng

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan permainan flashcard oleh Syefira Salsabila, S.Gz., M.K.M., yang dirancang untuk memperkuat pemahaman siswa dengan metode pembelajaran gamifikasi.

Di hari kedua, rangkaian acara dilanjutkan dengan teori dan praktik. Beberapa kegiatan utama meliputi pengenalan fitur Panic Button oleh La Ode Hasnuddin S. Sagala, S.Si., M.Cs., sebagai bagian dari solusi digital kesiapsiagaan bencana.

Tim Universitas Halu Oleo Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat melatih siswa dalam upaya tanggap bencana.

Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) yang mencakup teori dan praktik penggunaan tandu serta teknik RJP (Resusitasi Jantung Paru), yang dipandu oleh Arfiyan Sukmadi, S.ST., M.Tr.Kep.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Setelah diberikannya pelatihan tersebut, selanjutnya masing-masing tim melakukan diskusi dalam membuat strategi dan skenario penanggulangan bencana.

Adapun dari hasil diskusi tim tersebut diperagakan di simulasi roleplay lapangan yang melibatkan masing-masing tim mempraktikkan skenario bencana yang telah disusun dan memperkuat koordinasi tim, beber Syawal Kamiluddin.

Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan pin dan rompi kepada peserta serta penandatanganan deklarasi dan perjanjian kerja sama (PKS) antara  Kepala Sekolah SMA XX-2 Kartika Kendari dan pihak dari Fakultas Kesehatan Masyarakat FKM UHO yang diwakili oleh Ketua Tim Pengabdian Universitas Halu Oleo.

Kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan bencana sejak dini, ungkapnya. Tim pengabdian masyarakat juga melakukan penyerahan peralatan praktik kesiapsiagaan berupa tandu, manikin, serta alat pertolongan pertama lainnya.

Baca Juga:  YA-SAM Paparkan Visi " Bangun Konawe Berdaya Saing, Adil dan Sejahtera" saat Debat Kandidat di KPU Konawe

Selanjutnya dilakukan Quizizz Post-Testuntuk mengevaluasi pengetahuan peserta terkait mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Ia mengaku, kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para peserta, yang merasa lebih siap dan berpengetahuan dalam menghadapi potensi bencana alam di lingkungan sekolah dan masyarakat,

Dengan adanya inisiatif ini, Universitas Halu Oleo berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan ketahanan masyarakat Kota Kendari melalui inovasi digital dan edukasi berbasis gamifikasi, tutupnya.

. . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar