Setelah Pasar Wayong, KADIN, BI, Perumda Siap Terapkan Digitalisasi di Pasar Lapulu

News702 views

Ketgam: Wakil Ketua Umum (Waketum) KADIN Sultra Sastra Alamsyah. Foto: Istimewa

Kendari,lumbungsuaraindonesia.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sultra, Bank Indonesia dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kendari kembali mendorong penerapan digitalisasi di pasar tradisional setelah sukses di Pasar Wayong.

Salah satu sasaran penerapan pasar berbasis Quick Response Code Indonesian Standar atau QRIS di pasar Kota Kendari yakni Pasar Lapulu. Kadin mulai lirik pasar tersebut guna meningkatkan transaksi Non-Tunai atau QRIS.

Baca Juga:  Kampanye Paslon Cagub dan Cawagub di Kota Bau-Bau Berlangsung Aman dan Kondusif

Kolaborasi antara KADIN, BI Sultra dan Perumda Pasar Kota Kendari melalui Optimalisasi Pasar S.I.A.P QRIS di Pasar Lapulu sebagai langkah perluasan ekosistem QRIS pada pedagang dan pembeli diharapkan makin meningkatkan transaksi QRIS utamanya di pasar tradisional.

Wakil Ketua Umum (Waketum) KADIN Sultra Sastra Alamsyah menjelaskan KADIN terus mendorong penerapan digitalisasi di pasar tradisional. Hal itu bentuk komitmen KADIN untuk mendorong pelaku usaha agar penerapan pembayaran Non-Tunai dapat terealisasi.

Baca Juga:  Wujudkan Anak Sehat dan Cerdas, Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Konut Gelar Bansos Makan Sehat Bergizi

“Kami terus mendorong penerapan pembayaran transaksi Non-Tunai di pasar tradisional di Kota Kendari,” kata Sastra Alamsyah Kamis 15 September 2023 kemarin.

Setelah sukses penerapan program digitalisasi (QRIS) di pasar Wayong lanjut Sastra, kolaborasi tersebut kembali dilakukan di pasar Lapulu.

Gerakan QRIS di pasar Lapulu dihadiri langsung Direktur Departemen Regional Naek Tigor Sinaga dan Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia R. Moh.Dudi Dermawan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra) Doni Septadijaya menegaskan BI Sultra mendukung penuh apa yang dilakukan KADIN dan Perumda Pasar Kota Kendari terkait Optimalisasi QRIS di pasar tradisional.

Baca Juga:  Polri Kirim Tim Pemulihan Trauma Korban Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

Di tempat yang sama Direktur Umum Perumda Pasar Kota Kendari Saifuddin mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan banyaknya pihak yang terlibat dan membatu penerapan QRIS tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan banyak yang terlibat pada gerakan bersama penerapan QRIS di pasar tradisional,” kata Saifuddin.

Sumber : Istimewa

Editor: Redaksi

. . . . . . .

Komentar