Adaptasi Era Digital yang Makin Canggih, Kadin Sultra Isyaratkan Trasaksi di Pasar Tradisional Tidak Lagi Non Tunai.

News2,209 views

Kendari, Lumbung Suara Indonesia.com. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya pengembangan di sektor ekonomi. Kadin Sultra telah banyak melakukan gerakan ekonomi kerakyatan, seperti melakukan Ekspor Impor baik skala Nasional hinga Internasional yang melibatkan pelaku usaha lokal dengan konsep Hulu dan Hilir.

Tidak hanya itu, Kadin Sultra juga turut andil dalam melakukan penekanan inflasi di sejumlah daerah, seperti di Kota Kendari, Kolaka Utara (Kolut), Buton Tengah (Buteng) dan sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Bantah Isu Penetapan Tersangka, PT Masempo Dalle Ingatkan Media Patuhi Prinsip Klarifikasi dan Utamakan Klarifikasi Berimbang

Saat ini Kadin Sultra tengah melakukan persiapan pasar digital dan higienis di Kota Kendari. Hal tersebut diungkapkan oleh
Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra Sastra Alamsyah.
Menurut Sastra, pasar tradisional menjadi pasar digital merupakan suatu keharusan di era saat ini.

“Era sekarang merupakan era digital, kita tidak bisa menghindari itu,”kata Sastra Selasa 11 Juli 2023 kemarin.

Lebih lanjut, Mantan aktivis HMI Makassar ini mengatakan Kadin Sultra mendorong dunia digital ke pasar tradisional dalam melakukan transaksi non-tunai.

Baca Juga:  Jejak Kebaikan di Tanah Papua, Satgas TNI Menebar Senyum di Kampung Mayuberi yang Terpencil

“Projec pertama akan kami lakukan di sejumlah Pasar Kota Kendari, salah satunya di Pasar Wayong. Perilaku belanja pedagang dan pembeli kita ubah menjadi transaksi non-tunai (digital),”terang Sastra.

Untuk mendorong Program tersebut Kadin Sultra sudah mendorong ke Bank Indonesia Sultra. Langkah awal, 120 orang pegawai Perumda bakal diberikan pelatihan terkait digitalisasi atau pengunaan Qris. Hal itu dilakukan agar seluruh pasar tradisional di wilayah Kota Kendari bakal menerapkan pembayaran non-tunai.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

”120 pegawai Perumda Kota kendari akan dilantik terkait program digitalisasi dan hal itu didukung Bank BI Sultra. Kami sudah temui pihak Bank BI Sultra dan Alhamdulilah siap memberikan Pelatihan kepada Pegawai Perumda. Hal itu penting karena Pegawai Perumda merupakan ujung tombak yang akan bersentuhan langsung dengan pedagang,” pungkasnya.

. . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar