Adaptasi Era Digital yang Makin Canggih, Kadin Sultra Isyaratkan Trasaksi di Pasar Tradisional Tidak Lagi Non Tunai.

News2,185 views

Kendari, Lumbung Suara Indonesia.com. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya pengembangan di sektor ekonomi. Kadin Sultra telah banyak melakukan gerakan ekonomi kerakyatan, seperti melakukan Ekspor Impor baik skala Nasional hinga Internasional yang melibatkan pelaku usaha lokal dengan konsep Hulu dan Hilir.

Tidak hanya itu, Kadin Sultra juga turut andil dalam melakukan penekanan inflasi di sejumlah daerah, seperti di Kota Kendari, Kolaka Utara (Kolut), Buton Tengah (Buteng) dan sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Irwasum Polri Audiensi dengan Kompolnas RI, Bahas Kerjasama dan Penguatan Pengawasan Internal Polri

Saat ini Kadin Sultra tengah melakukan persiapan pasar digital dan higienis di Kota Kendari. Hal tersebut diungkapkan oleh
Wakil Ketua Umum Bidang Pasar Modal Kadin Sultra Sastra Alamsyah.
Menurut Sastra, pasar tradisional menjadi pasar digital merupakan suatu keharusan di era saat ini.

“Era sekarang merupakan era digital, kita tidak bisa menghindari itu,”kata Sastra Selasa 11 Juli 2023 kemarin.

Lebih lanjut, Mantan aktivis HMI Makassar ini mengatakan Kadin Sultra mendorong dunia digital ke pasar tradisional dalam melakukan transaksi non-tunai.

Baca Juga:  Kapolda Jatim, Media dan Organisasi Wartawan Deklarasikan Pemilu Damai *Silaturahmi Kapolda Jatim Dengan Media Untuk Pemilu Damai*

“Projec pertama akan kami lakukan di sejumlah Pasar Kota Kendari, salah satunya di Pasar Wayong. Perilaku belanja pedagang dan pembeli kita ubah menjadi transaksi non-tunai (digital),”terang Sastra.

Untuk mendorong Program tersebut Kadin Sultra sudah mendorong ke Bank Indonesia Sultra. Langkah awal, 120 orang pegawai Perumda bakal diberikan pelatihan terkait digitalisasi atau pengunaan Qris. Hal itu dilakukan agar seluruh pasar tradisional di wilayah Kota Kendari bakal menerapkan pembayaran non-tunai.

Baca Juga:  Konflik Lahan Tapak Kuda Kota Kendari, Umar Bonte: “Saya Berdiri di Atas Kebenaran”

”120 pegawai Perumda Kota kendari akan dilantik terkait program digitalisasi dan hal itu didukung Bank BI Sultra. Kami sudah temui pihak Bank BI Sultra dan Alhamdulilah siap memberikan Pelatihan kepada Pegawai Perumda. Hal itu penting karena Pegawai Perumda merupakan ujung tombak yang akan bersentuhan langsung dengan pedagang,” pungkasnya.

. . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar