Food Court FISIP Universitas Halu Oleo Diresmikan, Dorong Interaksi Akademik dan Pendapatan Kampus

News527 views

Kendari /// LumbungsuaraIndonesia.com Pelaksana Tugas Rektor UHO Kendari, Dr. Herman meresmikan food court Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO pada Jumat, 10/4/2026.

Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa, kehadiran fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sivitas akademika, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan akademik yang lebih produktif, sekaligus mendukung peningkatan pendapatan non-UKT Kampus.
Herman menilai pembangunan Kantin permanen dengan konsep modern seperti food court merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem akademik.

Baca Juga:  Ngopi-Jogo Suroboyo”. Kerja Bareng PJI dan Pemuda Pusuran.

Menurutnya, Kantin tidak sekadar tempat makan dan minum, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dalam suasana yang lebih santai namun tetap konstruktif. Ia menekankan bahwa komunikasi yang terbuka justru lebih mudah terbangun di ruang informal dibandingkan di ruang kerja yang cenderung formal dan protokoler.

Selain itu, Herman mengingatkan pentingnya menjaga standar layanan kantin, mulai dari kebersihan, higienitas makanan, kandungan gizi, hingga kualitas pelayanan. Ia berharap kantin dapat menjadi contoh layanan yang baik sekaligus sarana edukasi bagi seluruh sivitas akademika.

Baca Juga:  Ratusan Personel Gabungan Polda Sultra dan Polres Kendari Amankan Kampanye Akbar Cagub di Lapangan Benubenua

Sementara itu, Dekan FISIP UHO Eka Suaib menyebut pengembangan kantin modern ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung peningkatan pendapatan non-UKT universitas. Pengelolaan kantin dilakukan secara proporsional agar dapat memberikan kontribusi ekonomi bagi fakultas maupun institusi secara keseluruhan.

Ia juga menjelaskan bahwa food court ini dirancang tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi dilengkapi dengan area working space yang memungkinkan mahasiswa berdiskusi, berkolaborasi, dan menyelesaikan tugas secara informal. Menurutnya, fasilitas ini merupakan upaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang lebih kondusif.

Baca Juga:  Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Sulawesi Tenggara (Sultra) Tetapkan 39 Calon.

Eka pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga bagi generasi Mahasiswa berikutnya, tutup Eka Suaib.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar