Kendari//LumbungsuaraIndonesia.com Memasuki usia ke-58 tahun, Bank Sultra menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dengan menghadirkan layanan inovatif, tata kelola perusahaan yang kuat, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Keberlanjutan bagi Bank Sultra bukan sekadar tema seremonial, melainkan prinsip yang menjadi fondasi dalam setiap strategi dan pengambilan keputusan. Penguatan bisnis yang adaptif, dukungan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), percepatan transformasi digital, hingga kepedulian terhadap aspek lingkungan dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Komitmen tersebut sejalan dengan peran Bank Sultra sebagai Bank Pembangunan Daerah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan kinerja, tetapi juga pada nilai kebermanfaatan. Pertumbuhan hari ini, bagi Bank Sultra, harus tetap relevan dan bermakna untuk masa depan.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 58, Bank Sultra juga menggelar kegiatan olahraga bertajuk long run sejauh 19,68 kilometer melalui komunitas Bank Sultra Runner. Jarak tersebut dipilih sebagai simbol tahun berdirinya Bank Sultra pada 1968.
Menariknya, rute yang ditempuh para peserta membentuk angka 58 sebagai representasi usia Bank Sultra saat ini. Kegiatan ini menjadi simbol semangat untuk terus bergerak maju, menjaga kebersamaan, serta memperkuat soliditas internal dan hubungan dengan masyarakat.
Momentum peringatan HUT ke – 58 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Bank Sultra dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan menjaga kepercayaan dan terus berinovasi, Bank Sultra optimistis dapat melangkah lebih jauh dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka ASR, turut menyerahkan santunan kepada penyandang disabilitas serta 100 santri penghafal Al-Qur’an.
Penyerahan santunan tersebut menjadi simbol kepedulian Bank Sultra terhadap masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.
Dalam sambutannya, Gubernur ASR menegaskan bahwa usia 58 tahun merupakan fase kematangan bagi sebuah institusi, termasuk lembaga perbankan daerah seperti Bank Sultra.
Lima puluh delapan adalah usia yang matang. Dengan kematangan tersebut, jaringan pelayanan telah menjangkau hingga pelosok daerah dan manfaat keberadaannya telah dirasakan secara luas oleh masyarakat, ujarnya.
Menurutnya, kematangan itu tercermin dari semakin luasnya jaringan layanan Bank Sultra yang kini menjangkau hingga pelosok Bumi Anoa, sekaligus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Daerah.
Ditempat yang sama Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa usia 58 tahun ini merupakan momentum penting bagi Bank Sultra untuk terus bertransformasi.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan bahwa ketangguhan institusi bank terbukti melalui pertumbuhan aset yang kokoh mencapai Rp14,783 triliun dan peningkatan laba bersih yang signifikan, tumbuh 121% per Desember 2025.
Sejalan dengan tema ‘Sinergi Berkelanjutan’ kami berkomitmen memastikan setiap langkah strategis Bank Sultra selaras dengan kepentingan pemegang saham dan masyarakat, ungkapnya.
Melalui tiga strategi- utamaTransformation of Governance, Deepening Local Government Ecosystem, dan Strengthening Sense of Business in Our Territory kami optimis menciptakan ekosistem keuangan daerah yang solid. Fokus kami di tahun 2026 adalah akselerasi layanan digital dan penguatan keamanan siber untuk mendukung kemajuan ekonomi di Bumi Anoa, ujarnya.
Momentum HUT ke-58 ini pun diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Bank Sultra dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan menjaga kepercayaan dan terus berinovasi, Bank Sultra optimistis dapat melangkah lebih jauh dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan masa depan Sulawesi Tenggara yang lebih sejahtera.


.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.





Komentar