Konsel// Lumbungsuaraindonesia.com Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara dalam mendukung sektor kesehatan dan pendidikan kembali diwujudkan secara konkret. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Sultra menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans kepada Pondok Pesantren Minhajut Thullab yang berlokasi di Desa Andoolo Utama, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Senin (5/1/2026).
Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) dan Bank Sultra sebagai bank milik daerah, yang secara konsisten diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.
Prosesi penyerahan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran manajemen Bank Sultra, pengurus GP Ansor, para tokoh agama, serta ratusan santri Pondok Pesantren Minhajut Thullab.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana, yang diwakili Kepala Divisi Corporate Secretary, Waode Nurhuma, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari misi Bank Sultra untuk tumbuh sebagai lembaga keuangan yang tidak hanya kompetitif secara bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat.
Kami merasa bersyukur dapat berkontribusi melalui program CSR di pondok pesantren ini. Bank Sultra adalah milik pemerintah daerah dan merupakan aset seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Kehadiran kami tidak semata melayani sektor usaha, tetapi juga menjangkau seluruh lapisan masyarakat, ujar Waode Nurhuma.
Ia menambahkan, pengadaan mobil ambulans tersebut tidak terlepas dari peran Gubernur Sulawesi Tenggara selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Sultra, yang secara konsisten mendorong agar kebijakan CSR bank diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ini merupakan buah dari sinergi Bank Sultra dengan Pemprov Sultra. Harapannya, ambulans ini dapat memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi santri, tetapi juga masyarakat umum di wilayah Konawe Selatan, tambahnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Minhajut Thullab, KH Moch Wildan Habibi Arif, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran mobil ambulans ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan oleh pihak pesantren dan masyarakat sekitar.
Hari ini adalah momentum yang membahagiakan bagi kami. Bantuan ambulans dari Bank Sultra ini adalah berkah dari silaturahmi dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini, ungkapnya.
Ia menjelaskan, Pondok Pesantren Minhajut Thullab sejak tahun 2020 telah mengembangkan layanan kesehatan berbasis sosial melalui kerja sama dengan LAZISNU dengan program Dana Sehat. Saat ini, pesantren telah mengoperasikan dua unit mobil siaga yang dikelola oleh Banser dan pengurus LAZISNU untuk layanan penjemputan pasien secara gratis.
Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang prima tanpa membebani masyarakat dengan biaya. Ambulans ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga pondok, tetapi terbuka untuk seluruh masyarakat Konawe Selatan, tegasnya.
KH Wildan juga mengungkapkan bahwa hubungan antara Pondok Pesantren Minhajut Thullab dan Bank Sultra telah terjalin cukup lama, di antaranya melalui program pengembangan perpustakaan sekolah di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Ia secara khusus mengapresiasi perhatian Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, yang sebelumnya telah menyatakan komitmen untuk menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan transportasi medis di desa tersebut.
Semoga dengan bantuan ini, Bank Sultra semakin maju dan terus mengukuhkan diri sebagai pilar ekonomi daerah yang memiliki kepedulian nyata terhadap nilai-nilai kemanusiaan, pungkasnya.


.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.





Komentar