Kapolda Sultra Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Polri

News806 views

Sultra – Lumbungsuaraindonesia.com   Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., memimpin pelaksanaan Upacara Bulanan Hari Kesadaran Nasional pada Senin, 17 Februari 2025. Apel tersebut diikuti oleh para pejabat utama Polda Sultra beserta seluruh personel, baik anggota Polri maupun PNS Polri.

Dalam amanatnya, Kapolda Sultra menegaskan bahwa Upacara Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kebangsaan, disiplin, serta tanggung jawab sebagai anggota Polri. Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat guna membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Baca Juga:  RDP ke Dua Soal Jualan Susu Kadaluarsa Marina Mart, Komisi II dan V DPRD Prov. Sultra Minta Balai Pom dan Perindag Keluarkan Rekomendasi.

“Upacara ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga integritas sebagai bentuk Polri Presisi,” ujar Irjen Pol Dwi Irianto.

Kapolda juga menekankan perlunya pengawasan yang lebih kuat terhadap pelayanan kepolisian. Ia meminta seluruh personel untuk menghindari pelanggaran disiplin dan kode etik Polri, baik dalam tugas kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat. Selain itu, ia menginstruksikan agar pengawasan internal ditingkatkan dan setiap indikasi pelanggaran segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga:  FIB UHO Kendari Gali Potensi Nelayan Bajo di Konawe Lewat Program Ekonomi Kreatif

“Kita harus menjaga sinergitas internal Polri dengan TNI demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Bersama-sama, kita harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Upacara ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar