Personel Polresta Kendari Bantu Warga Terdampak Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

News596 views

Kendari – Lumbungsuaraindonesia.com Curah hujan yang tinggi di wilayah Kendari menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa titik. Personel Polresta Kendari turun langsung membantu warga yang terdampak bencana di sejumlah wilayah hukum (wilkum) Polresta Kendari.

Di wilayah hukum Polsek Kemaraya, tanah longsor terjadi di Jl. Sultan Hasanuddin Lorong Pariaman, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat. Longsor yang terjadi pada Senin sore (27/1) sekitar pukul 16.30 Wita ini disebabkan oleh intensitas hujan yang meningkat, mengakibatkan kerusakan berat pada sebuah rumah. Sebanyak 6 orang dari satu keluarga terpaksa mengungsi ke rumah warga di Basecamp eks Toko Sinar Jaya. Saat ini, rumah tersebut belum dapat dihuni karena material lumpur masih memenuhi seluruh bagian rumah.

Baca Juga:  Konser Band di Penutupan STQH Nasional Tuai Kecaman: “Ibarat Air dan Minyak”

Personel Polsek Kemaraya bersama warga setempat bahu-membahu membersihkan material longsor serta berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial Kota Kendari untuk memastikan bantuan pangan segera disalurkan.

Selain itu, banjir juga melanda Jl. Bunga Duri 2 dan Jl. Bunga Duri 4 di Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat. Meski tidak ada korban jiwa dan dampak kerusakan tergolong ringan, genangan air ini disebabkan oleh tersumbatnya drainase. Kondisi di lokasi kini sudah kembali normal setelah dilakukan upaya pembersihan dan koordinasi dengan BPBD.

Di wilayah Polsek Mandonga, banjir melanda beberapa titik, termasuk Jl. Pattimura, Jl. R. Soeprapto, Jl. Imam Bonjol, dan Jl. Abunawas. Sebanyak 17 orang dari 4 kepala keluarga (KK) harus mengungsi ke Kantor Lurah Watulondo akibat dampak banjir ini.

Baca Juga:  Kapolres Konawe Utara Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Anoa Tahun 2024

Personel Polsek Mandonga bekerja sama dengan BPBD dan Dinas Sosial untuk membantu warga terdampak, termasuk menyediakan kebutuhan sandang dan pangan. Saat ini, kondisi air di wilayah tersebut sudah berangsur surut.

Di wilayah Polsek Abeli, banjir terjadi di Jl. Transmina, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli. Genangan air disebabkan oleh hujan deras dan tersumbatnya drainase. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan, personel kepolisian turut membantu warga membersihkan genangan air.

Sementara itu, di wilayah Polsek Kendari, banjir juga melanda Lorong Langi Bajo, Kelurahan Kasilampe. Penyebabnya serupa, yakni curah hujan tinggi dan drainase yang tersumbat. Namun, kondisi air di wilayah tersebut kini telah surut.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Eko Widiantoro, S.I.K., M.H menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam menghadapi situasi bencana ini. Upaya tanggap darurat, seperti pembersihan material, evakuasi, dan distribusi bantuan, dilakukan secara sinergis bersama BPBD dan instansi terkait.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan segera melaporkan jika terjadi bencana di wilayahnya,” ujar Kapolresta Kendari.

Bencana yang melanda wilayah Kendari ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan solidaritas dalam menghadapi dampak alam yang tidak terduga.

. . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar