Anggota Polres Puncak Jaya Gugur Ditembak KKB Bumiwalo Telenggen

News794 views

Puncak Jaya – Mulia – Lumbungsuaraindonesia.com     Peristiwa penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Bumiwalo Telenggen telah mengakibatkan seorang anggota Polres Puncak Jaya, Brigpol Ronald M. Enok gugur pada Selasa 21 Januari 2025 di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya.

Korban, yang merupakan anggota Polres Puncak Jaya, diketahui sedang mengantri untuk membeli minyak tanah di sebuah APMS di Kampung Lima-Lima. Dalam perjalanan pulang, Brigpol Ronald secara tiba-tiba diserang oleh KKB dan ditembak hingga gugur di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Pastikan Aman Dan Kondusif, Subsatgas Pengamanan Objek Laksanakan Patroli Di Kantor KPU Dan Bawaslu Sultra

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengonfirmasi bahwa Polres Puncak Jaya bersama Satgas Ops Damai Cartenz-2025 telah bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban. Jenazah Brigpol Ronald telah dibawa ke RSUD Mulia untuk menjalani proses visum dan rencananya, jenazah akan diterbangkan ke kediamannya di Jayapura hari ini untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Baca Juga:  Polres Konawe Utara Gelar Patroli Cooling System Jelang Hari H Pemungutan Suara Pilkada 2024     

“Kami memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Saat ini, langkah-langkah investigasi sedang dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi ini,” ujar Brigjen Pol Faizal.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menghimbau masyarakat tetap tenang dan membantu aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah kabupaten puncak jaya.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif,” kata Kombes Pol Yusuf.

. . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar