Komisi III DPR RI Apresiasi Pengamanan Pilkada di Sultra dalam Kunjungan Kerja ke Polda Sultra

News1,022 views

Kendari – Lumbungsuaraindonesia.com Komisi III DPR RI yang membidangi penegakan hukum melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat, 6 Desember 2024. Acara berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra dan dihadiri oleh sejumlah pejabat utama, termasuk Kapolda Sultra Irjen Pol Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., Kepala BNNP Sultra, Kajati Sultra, Kakanwil Kemenkumham, Kajari Kendari, serta para kapolres jajaran.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Sulawesi Tenggara, Monitoring Pelaksanaan KUHP dan KUHAP Terbaru

Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan masukan, keluhan, serta aspirasi dari para aparat penegak hukum di wilayah Sultra, terutama terkait minimnya sarana dan prasarana (sarpras) pendukung tugas. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Rudianto Lallo, S.H., M.H., menyatakan bahwa kendala sarpras menjadi perhatian serius DPR RI. “Kami menerima berbagai masukan untuk ditindaklanjuti guna mendukung kinerja aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah,” ujar Rudianto.

Baca Juga:  Prof. Zamrun Resmi serahkan Jabatan, Prof. Armid Janji Lanjutkan dan Kembangkan Program UHO

Dalam kesempatan tersebut, Rudianto juga memberikan apresiasi atas kinerja Polda Sultra dan jajaran dalam pengamanan Pilkada Serentak 2024 di Sultra. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan pesta demokrasi berlangsung dengan kondusif, aman, dan damai. “Kami dari Komisi III memberikan penghargaan kepada Polda Sultra atas kerja kerasnya menjaga stabilitas keamanan selama Pilkada,” imbuhnya.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Gelar Audiensi Bersama Insan Pariwisata, Bahas Tata Kelola dan Potensi Kepariwisataan Daerah

Kegiatan kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi antara legislatif dan aparat penegak hukum, sekaligus memastikan dukungan penuh DPR RI dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di Sultra. Diskusi yang berlangsung dalam suasana konstruktif ini diharapkan menghasilkan solusi nyata untuk meningkatkan kinerja aparat di lapangan.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar