Kendari-Lumbungsuaraindonesia.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari menggelar debat publik kedua Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari bertempat di Sahid Azizah Syariah Hotel Kendari, Senin (11/11/2024).
Pasangan nomor urut dua Yudhianto Mahardika Anton Timbang SH- Hj Nirna Lachmuddin (Anak Lorong) memaparkan programnya pada persiapan menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari 2025-2030.
Debat publik kedua ini berfokus pada isu Penataan Kota Berkelanjutan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Peningkatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Dalam sesi kedua debat kali ini, pasangan calon (Paslon) nomor urut dua Yudhianto Mahardika Anton Timbang-Hj.Nina Lachmuddin menjawab pertanyaan dari panelis.
Pertanyaannya, apa starategi Paslon Yudhi Nirna untuk memastikan terjaminnya lingkungan yang kondusif serta rasa aman bagi masyarakat Kota Kendari.
Yudhianto Mahardikan mengungkapkan, di Kota Kendari saat ini marak dengan tindak kejahatan, data dari Polresta Kendari menyebutkan kasus kriminal tahun 2023 tercatat sebanyak 586 kasus.
Baca Juga: Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.
Merespons hal tersebut, Paslon Yudhi-Nirna akan berkolaborasi dengan masyarakat untuk meningkatkan semangat siskamling (Sistem Keamanan Linkungan).
Selanjutnya, Yudhi-Nirna juga bakal menghadirkan program Kendari menyala terang. “Kita akan menerangi seluruh sudut Kota Kendari agar masyarakat bisa merasa Aman,” ungkap Yudhi.
Jika terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Periode 2025-2030, Paslon nomor urut dua Yudhi-Nirna akan melaksanakan pemantauan keamanan selama dua puluh empat jam melalui CCTV keamanan.
“Nanti kita akan programkan pemasangan CCTV untuk setiap lorong agar membuat masyarakat lebih Aman. Kami juga akan berkolaborasi dengan Polresta Kendari untuk menciptakan satuan khusus untuk patroli setiap malam dan menindak tegas bagi siapa saja yang membawa sajam di malam hari.” pungkasnya.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.
Komentar