Muna – Lumbungsuaraindonesia.com Tim Subsatgas Pidana Umum (Pidum) dari Operasi Mantap Praja Zona C melaksanakan pengamanan kampanye terbatas di Pasar Laino Raha, Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, pada Rabu (6/11) pukul 11.00 hingga 12.00 WITA. Kegiatan ini menarik kehadiran sekitar 1.500 simpatisan.
Tim pengamanan yang terdiri dari sembilan personel, termasuk IPDA Mustafa dan IPDA Muh. Akbar, S.H., memastikan keamanan dan ketertiban jalannya acara. Kehadiran kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur memberikan antusiasme bagi simpatisan yang hadir di lokasi. Kampanye berlangsung dalam suasana yang aman dan tertib, tanpa gangguan berarti, di bawah pengawasan ketat dari tim Subsatgas.
Situasi tetap terkendali hingga akhir kegiatan, sejalan dengan upaya Operasi Mantap Praja 2024 dalam menciptakan lingkungan kampanye yang *kondusif dan terkendali* di wilayah Sulawesi Tenggara menjelang Pilkada serentak.
Pengamanan berlangsung kondusif berkat penempatan personel di titik-titik strategis dan koordinasi yang efektif dengan satuan terkait, termasuk pengaturan lalu lintas dan pemantauan ketat di sekitar area kampanye.
Baca Juga: Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.
Langkah ini memastikan tidak hanya kelancaran acara, tetapi juga menjaga ketertiban umum, sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman dan nyaman. Kesiapsiagaan petugas yang terus berkoordinasi secara intensif membuat jalannya kampanye tetap terkendali hingga selesai.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.
Komentar