Dengan Usia Matang 43 Tahun, UHO Kendari baik Skala Nasional maupun Internasional sudah mulai di Hitung.

News1,564 views

Kendari,lumbungsuaraindonesia.com
Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari saat ini telah berusia 43 tahun. Kampus yang didirikan pada tahun 1964 ini terus tumbuh dan berkembang baik dalam tahap pengembangan pembangunan maupun dalam mewujudkan tridharma Perguruan tinggi.

Rektor  Prof Muhammad Zamrun Firihu, kini kampus yang dikenal dengan Kampus Hijau itu saat ini mulai diperhitungkan di kanca Nasional maupun Internasional, setelah Rektor Universitas Halu Oleo Kendari Prof Zamrun melakukan kerjasama dengan pihak-pihak dari luar Negeri.

Untuk 5 tahun terakhir sampai pada bulan Agustus 2024 ini ada beberapa kerjasama antara UHO dan Institusi dalam negeri maupun luar Negeri.

Kerjasama tersebut dituangkan dalam MoU dan MoA sebanyak 142 kegiatan, papar Prof Zamrun diacara Dies Natalis UHO Kendari ke 43 di Gedung Auditorium pada Senin, 19 /8/2024.

Baca Juga:  Subsatgas PAM Pastikan Keamanan Kantor Penyelenggara Pilkada Aman di Hari Raya Natal

Namun dalam pencapaian itu tentunya banyak pihak yang telah turut andil, mulai dari para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dukungan masyarakat, dan dukungan dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Tahun ini, Dies Natalis ke-43 UHO mengambil tema “Reformasi Hati Menuju UHO Unggul”. Tema ini merupakan langkah krusial dalam menciptakan UHO yang unggul.

Prof Zamrun menerangkan, tema ini dapat menerapkan nilai-nilai happy, akuntabel, transparan, dan integritas.

Kata dia, UHO tidak hanya akan menjadi lebih baik dari segi kualitas pendidikan, tetapi juga dalam membentuk karakter dan moralitas seluruh civitas akademika.
UHO unggul adalah UHO yang mampu memadukan keunggulan intelektual dengan keunggulan moral,” ujar Zamrun.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Rektor UHO Kendari Prof Muhammad Zamrun Firihu saat memberi sambutan di acara Dies Natalis UHO Kendari ke-43. (Istimewa)

Dan reformasi hati bukan hanya sebuah slogan, tetapi merupakan upaya nyata untuk membawa UHO ke arah yang lebih baik dan unggul, tuturnya.

Lanjut Prof Zamrun, dengan komitmen yang kuat dari seluruh Civitas Akademika Kampus UHO tersebut prinsip nilai Akuntabelitas, Transparansidan jiwa integritas yang tinggi menjadi pilar yang mendukung UHO dalam mencapai visi dan misinya sebagai Universitas yang unggul dan berdaya saing tinggi dengan kampus lain di Indonesia.

Implementasi yang efektif,efisien dan berkelanjutan dari nilai-nilai ini akan menjadikan UHO sebagai institusi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter bangsa yang berkualitas dan berintegritas tinggi, harapnya.

Baca Juga:  Bahagianya Keluarga Rifda, Anak Bintara asal Kendari Lolos Seleksi Pusat Taruni Akpol 2024

Kemudian, Prof Zamrun menargetkan pada tahun 2024 ini Program Studi yang ada di Universitas Halu Oleo Kendari dapat menuju Akreditasi unggul dan Akreditasi Internasional.

Sebab data dari 113 Program Studi, terjadi peningkatan persentase jumlah jurusan/program studi yang terakreditasi unggul 22 program studi (19,46%), terakreditasi A 10 prodi (8,85%), terakreditasi baik sekali 33 prodi (29,2%), terakreditasi B 34 prodi (30,08%), dan terakreditasi baik 14 prodi (12,39%).

Oleh sebab itu dimasa mendatang kita harus go internasional, ucapnya dengan penuh semangat.

 

 

. . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar