UHO Kendari Gelar Dies Natalis ke 44, Perkuat Inovasi dan Ciptakan Suasana Harmonis Kampus

News458 views

KendariLumbungsuaraindonesia.com Universitas Halu Oleo Kendari merayakan Dies natalis ke-44 di lapangan mini kampus UHO pada Sabtu (23/8/2025). Perayaan ini dikemas dan dirancang dengan berbagai kegiatan yang diikuti seluruh Civitas alAkademika UHO dan  masyarakat umum baik jalan santai, lomba tarik tambang, maupun pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Rektor UHO Kendari, Prof. Armid, menyampaikan bahwa usia ke – 44 tahun menjadi tonggak penting untuk memperkuat semangat inovasi sekaligus mempererat persatuan di lingkungan kampus. Menurutnya, Dies natalis tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk membangun kesadaran bersama tentang peran UHO Kendari sebagai pusat solusi dan inovasi.

Baca Juga:  Manton Minta KPK RI Menindaklanjuti Laporan DPD GSPI Sultra Perihal Gedung Asrama Haji dan Jalan Lingkar Kota Kendari Sultra , Lumbung Suara Indonesia.com Revitalisasi pembangunan Gedung Asrama Haji Kota Kendari yang diduga Mangkrak kini terus menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat luas maupun para aktivis Sulawesi Tenggara. Salah satunya yang disuarakan oleh Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JARNAS MM) pada Rabu, 05/04/2023, didepan Gedung Merah Putih KPK RI. Menanggapi hal tersebut, DPD GSPI Sultra, melalui Manton selaku Ketua Bidang Humas itu kembali mengingatkan pihak KPK RI agar segera menindaklanjuti laporan DPD GSPI Sultra yang di masukan ke KPK RI pada tanggal 20/03/2023 lalu, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, Terkait Gedung Asrama Haji yang Diduga Mangkrak dan paket pekerjaan lainnya. Rabu, 05/04/2023. Selain itu kata Manton, Pihaknya juga meminta kepada KPK RI agar memproses Laporan DPD GSPI Sultra, dengan Nomor 304.47/LP/DPD GSPI-SULTRA/III/2023, perihal "Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan Anggaran kurang lebih Rp. 69 Miliar. Meski demikian, Pihak Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat telah menanggapi laporan DPD GSPI Sultra melalui via WhatsAppnya yang bertuliskan, sebagai berikut : Yth. Pelapor Berdasarkan pengecekan kami, laporan Saudara sedang dalam proses verifikasi oleh petugas kami. Apabila telah selesai akan diberikan tanggapan melalui surat atau telepon kepada alamat/nomor kontak terlampir. Salam, Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK Demikian bunyi WhatsApp tersebut pada tanggal 27/03/2023 lalu. "Kami berharap, agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa Kepala BPJN Sultra, Satker, PPK dan Pihak Kontraktor serta oknum - oknum yang diduga terlibat didalamnya, ini khusus laporan kami soal Pembangunan Jalan Lingkar Kota Kendari dengan anggaran sebesar Rp. 69 Miliar kurang lebih. Dan juga terkait Gedung Asrama Haji agar segera dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan lebih lanjut," Harap Manton.

Tema yang kita usung adalah Inovasi Berkelanjutan Menuju Global. Dengan ini, UHO Kendari ingin menunjukkan bahwa keberadaannya tidak hanya untuk Sulawesi Tenggara, melainkan juga memberi kontribusi bagi Indonesia, ungkapnya.

Prof. Armid menambahkan, keberhasilan pembangunan kampus hijau tersebut hanya bisa dicapai bila seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan bergerak bersama. “Dies natalis harus dilihat sebagai ajang memperkuat persatuan dan gotong royong. Tanpa kebersamaan, mustahil cita-cita besar UHO Kendari bisa diwujudkan,” katanya.

Baca Juga:  RDP ke Dua Soal Jualan Susu Kadaluarsa Marina Mart, Komisi II dan V DPRD Prov. Sultra Minta Balai Pom dan Perindag Keluarkan Rekomendasi.

Rangkaian perayaan dies natalis ke-44 mendapat sambutan antusias dari berbagai pihak. Selain menumbuhkan jiwa sehat dan sportif, kegiatan ini juga mempererat ikatan kekeluargaan antara civitas akademika dengan masyarakat.

UHO Kendari sendiri memiliki sejarah panjang sebelum menjadi perguruan tinggi negeri. Kampus ini berawal dari Universitas Halu Oleo dengan singkatan UNHOL, sebuah universitas swasta yang berdiri pada 1964 sebagai filial Universitas Hasanuddin Makassar. Setelah 17 tahun berjuang, nama UHO Kendari akhirnya ditetapkan sebagai perguruan tinggi negeri melalui Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 1981, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Doddy Achdiat Tisna Amidjaja pada 19 Agustus 1981.

Baca Juga:  Ketua Umum PJI *Hartanto Boechori * Lantik dan Kukuhkan DPC PJI Gresik.

Dulunya,  UHO Kendari hanya memiliki empat fakultas yakni, FKIP, Pertanian, Fak. Ekonomi dan FISIP dengan luas area sekitar tujuh hektar (ha) berada di Kemaraya, yang kini menjadi gedung Pascasarjana.
Syukur Alhamdulillah setelah 44 tahun, UHO Kendari telah maju dan berkembang pesat menjadi Perguruan Tinggi Negeri terbesar di Sulawesi Tenggara dengan 14 Fakultas, dan juga ada Kampus pascasarjana, hingga berbagai fasilitas moderen sebagai penunjang akademik, pungkas Prof. Armid.

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar