Kendari III LumbungsuaraIndonesia.com Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari terus mengakselerasi transformasi mutu Akademiknya menuju standar pendidikan tinggi berorientasi global.
Langkah tersebut salah satunya diwujudkan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) melalui pematangan dokumen Self Assessment Report (SAR) sebagai bagian penting dalam proses Akreditasi Internasional yang dilakukan oleh Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute (ACQUIN), lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi yang berbasis di Jerman.
Proses penyusunan dokumen strategis tersebut saat ini difokuskan pada Program Studi Ilmu Komunikasi dan Sosiologi yang berada dalam Claster A. Tim kerja dari kedua program studi secara intensif melakukan konsolidasi data, pemetaan capaian Akademik, serta penyempurnaan berbagai dokumen pendukung SAR dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Azizah Kendari, 21– 22 September 2026.
Penyusunan SAR tidak sekadar diposisikan sebagai pemenuhan persyaratan Administratif akreditasi. Dokumen tersebut menjadi instrumen reflektif untuk menggambarkan secara komprehensif kapasitas program studi dalam mengelola pendidikan, mengembangkan kurikulum, memastikan mutu pembelajaran, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta membangun tata kelola akademik yang berkelanjutan.
Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Kendari Prof. La Ode Santiaji Bande, menekankan bahwa keberhasilan proses akreditasi internasional sangat ditentukan oleh kualitas persiapan sejak tahap awal, khususnya ketepatan data dan kelengkapan dokumen pendukung.
Menurutnya, tim yang telah dibentuk pada masing-masing program studi perlu bekerja secara terstruktur, kolaboratif, dan maksimal dalam memastikan seluruh komponen yang dipersyaratkan dalam SAR dapat dipenuhi secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penekanan tersebut tidak hanya diarahkan kepada Program Studi Ilmu Komunikasi dan Sosiologi. Komitmen yang sama juga berlaku bagi seluruh program studi pada empat fakultas di lingkungan UHO Kendari yang saat ini tengah menjalani tahapan menuju akreditasi Internasional.
Dengan demikian, proses penyusunan SAR menjadi bagian dari agenda yang lebih besar, yakni membangun budaya mutu akademik yang tidak berhenti pada pencapaian status akreditasi, tetapi berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Secara teknis, dokumen SAR Claster A yang mencakup rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora ditargetkan dapat diselesaikan paling lambat 30 September 2026. Setelah melalui proses finalisasi internal, dokumen tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada ACQUIN sebagai bagian dari tahapan evaluasi akreditasi Internasional.
ACQUIN merupakan lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi independen yang berkedudukan di Jerman dan menjadi bagian dari ekosistem penjaminan mutu pendidikan tinggi Eropa. Lembaga tersebut terdaftar dalam European Quality Assurance Register for Higher Education (EQAR) dan diakui dalam jejaring penjaminan mutu pendidikan tinggi Eropa.
Bagi FISIP UHO Kendari, langkah menuju akreditasi internasional tersebut sekaligus merepresentasikan upaya memperluas orientasi Akademik dari level Nasional menuju ekosistem pendidikan tinggi global.
Penguatan kualitas internal menjadi fondasi penting untuk meningkatkan daya saing Program Studi, memperluas jejaring akademik, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi dan institusi Internasional.
Arah tersebut juga diperkuat melalui berbagai kerja sama internasional yang telah dibangun FISIP UHO Kendari, termasuk dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) serta sejumlah perguruan tinggi di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi membangun konektivitas akademik lintas negara melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas Civitas Akademika, kolaborasi penelitian, serta penguatan jejaring Pendidikan Tinggi.
Pada akhirnya, penyusunan SAR untuk akreditasi ACQUIN bukan hanya menjadi agenda administratif bagi FISIP UHO Kendari.
Lebih dari itu, proses tersebut menjadi momentum evaluasi Akademik secara menyeluruh sekaligus sarana memperkuat quality culture di lingkungan Program Studi.
Melalui proses yang berbasis data, evaluasi objektif, dan perbaikan berkelanjutan, FISIP UHO Kendari tengah menempatkan Internasionalisasi bukan sekadar sebagai target kelembagaan, melainkan sebagai bagian dari strategi membangun sistem Pendidikan Tinggi yang semakin adaptif, kredibel, dan kompetitif dalam lanskap Akademik global.


.
.
.
.
.
.
.
.
.





Komentar