Kendari III LumbungsuaraIndonesia.com Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari tengah menyiapkan sebuah skema pembiayaan pendidikan yang dirancang untuk memperluas akses mahasiswa kurang mampu terhadap pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia profesional.
Program yang diberi nama “Beasiswa Kontribusi Mahasiswa UHO” tersebut menawarkan pendekatan yang berbeda dari pola bantuan pendidikan pada umumnya.
Selain memberikan dukungan terhadap pembiayaan kuliah, penerima beasiswa nantinya diarahkan untuk terlibat dalam aktivitas pendukung pengembangan layanan dan tata kelola kampus sesuai kompetensi serta bidang minat masing-masing.
Gagasan tersebut menempatkan mahasiswa bukan semata sebagai penerima bantuan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pengembangan institusi. Dengan pendekatan itu, bantuan pendidikan diharapkan memiliki manfaat ganda: mengurangi beban ekonomi mahasiswa sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk memperoleh pengalaman kerja yang relevan selama menjalani studi.
Plt. Rektor UHO, Prof. Khairul Munadi, menjelaskan bahwa skema tersebut dirancang dengan prinsip kontribusi dan kebermanfaatan dua arah. Mahasiswa memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan, sementara universitas mendapatkan kontribusi positif melalui keterlibatan mahasiswa dalam sejumlah aktivitas pelayanan dan pengembangan kampus.
Menurutnya, bentuk kontribusi mahasiswa dapat diarahkan pada berbagai bidang, antara lain peningkatan layanan akademik, pengelolaan perpustakaan, maupun aktivitas kelembagaan lainnya yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan kompetensi praktis.
Mahasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan secara finansial, tetapi juga memperoleh pengalaman kerja nyata. Pada akhir program, universitas akan memberikan sertifikat sebagai bukti pengalaman dan kontribusi mereka selama mengikuti program, ujar Khairul usai Rapat Terbuka Dies Natalis ke – 45 UHO Kendari di Auditorium Mokodompit, Rabu (19/8/2026).
Ia menilai pengalaman tersebut dapat menjadi modal tambahan bagi mahasiswa dalam membangun karakter, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan profesional yang dibutuhkan setelah menyelesaikan pendidikan.
Di sisi lain, Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO Kendari, Prof. La Ode Santiaji Bande, mengatakan gagasan Beasiswa Kontribusi Mahasiswa muncul sebagai bagian dari respons institusi terhadap meningkatnya permohonan penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Santiaji, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan ekonomi sebagian mahasiswa menjadi salah satu faktor yang perlu mendapatkan perhatian dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Karena itu, UHO Kendari berupaya membangun mekanisme yang lebih terarah agar mahasiswa yang benar-benar menghadapi keterbatasan ekonomi tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikannya.
Dalam rancangan awal, Mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan berdasarkan hasil verifikasi dinyatakan benar-benar tidak mampu berpeluang memperoleh pembebasan UKT secara penuh.
Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menunggu penyelesaian perangkat regulasi internal. Pihak rektorat saat ini tengah menyusun pedoman teknis yang mencakup mekanisme pendaftaran, persyaratan, proses verifikasi kondisi ekonomi, kriteria seleksi, hingga bentuk dan ruang lingkup kontribusi mahasiswa.
Seluruh ketentuan tersebut nantinya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Rektor UHO sebagai landasan pelaksanaan program.
Apabila seluruh tahapan administratif dan regulasi dapat diselesaikan sesuai rencana, Beasiswa Kontribusi Mahasiswa UHO ditargetkan mulai diterapkan pada semester mendatang.
Kebijakan ini sekaligus membuka perspektif baru dalam pengelolaan bantuan pendidikan di lingkungan perguruan tinggi. Beasiswa tidak lagi semata diposisikan sebagai instrumen pengurangan beban biaya pendidikan, tetapi juga dapat menjadi wahana pembentukan pengalaman, kompetensi, dan kesiapan profesional Mahasiswa.
Dengan demikian, skema Beasiswa Kontribusi Mahasiswa UHO diharapkan mampu mempertemukan dua kepentingan sekaligus: menjaga keberlanjutan akses pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan membangun sumber daya manusia yang lebih adaptif terhadap tuntutan dunia kerja.


.
.
.
.
.
.
.
< img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/>
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.





Komentar