Dibuka Wali Kota Kendari, Finspora 2026 Perkuat Ekosistem Keuangan dan Daya Saing UMKM Sultra

News86 views

Kendari II LumbungsuaraIndonesia.com Pemerintah Kota Kendari bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulawesi Tenggara resmi mengawali pelaksanaan Finance, Sport and Art (Finspora) 2026 yang dipusatkan di kawasan The Park Kendari, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 tersebut diselenggarakan bersamaan dengan Sultra Maimo dan Festival Kuliner, sebagai wadah yang mengintegrasikan promosi produk unggulan daerah, penguatan industri jasa keuangan, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis UMKM.

Peresmian kegiatan dilakukan oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman. Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara Edwin Permadi, Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha, Direktur Utama Bank Sultra yang juga menjabat Ketua FKIJK Sultra Andri Permana Diputra Abubakar, serta para pimpinan perbankan dan lembaga jasa keuangan di Sulawesi Tenggara.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang dikenal sebagai Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank), Finspora 2026 hadir dengan konsep yang lebih luas melalui keterlibatan seluruh pelaku industri jasa keuangan di bawah koordinasi FKIJK dan OJK. Transformasi tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru Diprediksi Capai 110 Juta Orang, Polri Siapkan Strategi Lalu Lintas

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sultra Maimo dan Finspora 2026 diarahkan untuk mencapai tiga sasaran strategis :

Pertama, memperkuat kapasitas dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyediaan 50 stan pameran yang melibatkan 20 UMKM lokal serta 30 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para pelaku usaha tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan nilai tambah produk daerah, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kedua, mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan melalui optimalisasi penggunaan QRIS. Upaya tersebut didukung berbagai program promosi dari industri perbankan yang dikemas dalam kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah guna memperluas budaya transaksi nontunai di tengah masyarakat.

Ketiga, memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih inklusif. Selain menghadirkan pameran kuliner, kopi, dan wastra, rangkaian kegiatan juga mencakup business matching, forum investasi, hingga fasilitasi ekspor bagi pelaku UMKM.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memberikan apresiasi atas kolaborasi Bank Indonesia, OJK, dan FKIJK yang telah memilih Kota Kendari sebagai lokasi penyelenggaraan agenda berskala provinsi tersebut.

Baca Juga:  Kadiv Humas Polri Silaturahmi Bersama Wartawan, Perkuat Sinergi dalam Penyampaian Informasi

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga menghadirkan edukasi kepada masyarakat melalui penerapan pengelolaan sampah plastik yang mendukung konsep ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.

Siska menegaskan bahwa UMKM merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. Oleh karena itu, ia berharap industri jasa keuangan terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha melalui perluasan akses pembiayaan, pemasaran, hingga peluang ekspor. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan agenda Pemerintah Kota Kendari yang tengah mempersiapkan partisipasi UMKM pada pameran Internasional di Tiongkok.

Ia optimistis penyelenggaraan Finspora 2026 akan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sektor pariwisata, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Kendari yang hingga triwulan II tahun 2026 telah terealisasi sekitar 51 persen.

Di arena kompetisi, kontingen Bank Sultra tampil impresif dengan memimpin klasemen sementara perolehan medali. Hingga hari pertama pelaksanaan, Bank Sultra berhasil mengoleksi tiga medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis, tenis lapangan, dan Fun Run 5K putri, serta dua medali perak dari nomor Fun Run 5K putra dan lomba yel-yel.

Baca Juga:  Kapolres Konawe Utara Pantau Langsung Situasi Kamtibmas Jelang Masa Tenang Pilkada 2024 Serta Beri Pesan Kepada Personel

Direktur Utama Bank Sultra sekaligus Ketua FKIJK Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan apresiasi atas capaian awal tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil dari kedisiplinan, kerja sama, dan komitmen seluruh kontingen Bank Sultra.

Ia menegaskan bahwa esensi utama Finspora bukan semata-mata mengejar prestasi, melainkan mempererat silaturahmi, membangun semangat sportivitas, serta memperkuat kolaborasi antarlembaga jasa keuangan di Sulawesi Tenggara. Dengan semangat tersebut, pihaknya optimistis para atlet Bank Sultra mampu mempertahankan performa terbaik hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir.

Melalui penyelenggaraan Finspora 2026, Sultra Maimo, dan Festival Kuliner, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, regulator, industri jasa keuangan, dan pelaku UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi media promosi pariwisata dan produk unggulan Sulawesi Tenggara yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

. . . . . . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar