GAKI Sultra Desak APH Usut Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Wilayah Polsek Poleang Barat

News213 views

Bombana//LumbungsuaraIndonesia.com LSM GAKI Sultra kembali menyoroti maraknya aktivitas tambang galian C jenis pebatuan di wilayah hukum Polsek Poleang Barat, Kabupaten Bombana.Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua LSM GAKI Sultra, Haeruddin, menyebut aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan diduga tidak memiliki izin resmi dari pemerintah sesuai Undang Undang yang berlaku.

Haeruddin menuding Aparat Penegak Hukum Polsek Poleang Barat (Polbar) Kabupaten Bombana terkesan tutup mata terhadap aktivitas tambang yang berlokasi di Desa Ranokomea dan Desa Timbala. Menurutnya, keberadaan tambang galian C itu sudah menjadi pembicaraan publik dan meresahkan masyarakat sekitar karena dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Baca Juga:  UHO Kendari Gelar Dies Natalis ke 44, Perkuat Inovasi dan Ciptakan Suasana Harmonis Kampus

Jangan sampai ada pembiaran. Kami menduga APH Polsek Polbar mengetahui adanya aktivitas ini, tapi tidak ada tindakan tegas. Padahal ini menyangkut kepatuhan terhadap hukum dan keselamatan lingkungan, ujar Haeruddin selaku Ketua Umum LSM GAKI SULTRA saat ditemui di kediamanya, Jumat, 17/7/26.

Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan tim GAKI Sultra di lapangan, aktivitas penggalian batu dan material lainnya masih terus berjalan setiap hari. Truk-truk pengangkut material keluar masuk lokasi tanpa ada pemeriksaan. Hal ini dinilai berpotensi merugikan pendapatan negara dan daerah jika tidak ada retribusi maupun izin usaha pertambangan.

Baca Juga:  Seorang Pemuda Desa Kalaero di Selamatkan Petugas Pos Pam Lantari Jaya atas Percobaan Bunuh Diri

Ketua Umum GAKI Sultra meminta Kapolsek Polbar dan jajarannya segera turun ke lapangan untuk menertibkan lokasi tambang tersebut. Jika memang tidak mengantongi izin, maka harus ditindak sesuai aturan yang berlaku. Haeruddin juga mendorong Pemda Bombana dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan bersama.

Negara tidak boleh kalah dengan aktivitas ilegal. Kami akan terus kawal kasus ini sampai ada kejelasan. Jika tidak ada tindakan, kami tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi Demo dan melaporkan ke Polda Sultra, tegas Haeruddin Ketua LSM GAKI SULTRA.

Komentar