Mentan Amran di UHO : Kampus Harus Menjadi Episentrum Inovasi Menuju Kemandirian Pangan Nasional

News330 views

Kendari // LumbungsuaraIndonesia.com Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya peran Perguruan Tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan Kuliah umum bertajuk “Dari Kampus untuk Negeri: Penguatan Nilai Kebangsaan, Inovasi Pertanian, dan Kemandirian Pangan Nasional” di Auditorium Mokodompit, Universitas Halu Oleo, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat UHO Kendari, Prof. Takdir Saili.

Baca Juga:  Taman Baca Tambako dan Ikhtiar Menjaga Api Literasi di Wilayah Kepulauan oleh KKN UHO Kendari

Dalam paparannya, Mentan Amran menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan Perguruan Tinggi menghasilkan gagasan dan teknologi yang dapat diimplementasikan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, hasil riset kampus tidak boleh berhenti pada publikasi akademik semata, melainkan harus dihilirisasi melalui kolaborasi yang kuat antara Akademisi, pemerintah, dan dunia industri agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kementerian Pertanian, lanjut Amran, saat ini mengarahkan strategi pembangunan pertanian Nasional pada penguatan kawasan produksi pangan baru di luar Pulau Jawa melalui pendekatan mekanisasi modern dan pengembangan klaster pertanian skala besar. Wilayah Papua, Kalimantan, dan Sumatra diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan baru sektor Pangan Nasional guna memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia di tengah tantangan perubahan iklim global.

Baca Juga:  Perahu Bodi Batang antar Distribusi Logistik Pilkada di Kaledupa Selatan Berlangsung Lancar dan Efisien

Menurut Amran, implementasi teknologi pertanian modern di sejumlah wilayah telah menunjukkan hasil yang signifikan, termasuk peningkatan efisiensi produksi dan penurunan biaya distribusi komoditas pangan. Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa transformasi sektor pertanian berbasis inovasi dan mekanisasi mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memperkuat daya saing sektor agraria nasional.

Baca Juga:  Usung Tema " BERGERAK" Untuk Pasar Murah"Kadin Sultra Gandeng Perumda Kota Kendari Buka Gerai Sembako Murah.

Mentan Amran mengajak Mahasiswa dan sivitas Akademika untuk mengambil peran aktif sebagai agen perubahan melalui pengembangan riset terapan dan inovasi yang solutif. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pemulihan sektor pertanian di berbagai daerah terdampak bencana, termasuk melalui penyediaan bantuan benih, alat mesin pertanian, dan program rehabilitasi lahan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan, tutup Mentan Amran Sulaiman.

. . . . . . . . < img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/> . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar