Kendari /// LumbungsuaraIndonesia.com Kreativitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) kembali mendapat ruang apresiasi melalui penyelenggaraan pameran payung lukis yang berlangsung di pelataran jurusan, Senin, 1/6/2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis XV PG-PAUD FKIP UHO sekaligus wadah akademik bagi mahasiswa angkatan 2024 untuk mengekspresikan kemampuan artistik, inovasi, dan kreativitas mereka melalui media seni yang unik dan bernilai edukatif.
Mengusung tema “Kreativitas Tanpa Batas, Inspirasi Tanpa Henti”, Pameran menampilkan puluhan karya payung lukis dengan beragam konsep visual, perpaduan warna, serta interpretasi artistik yang mencerminkan gagasan dan karakter masing-masing kelompok Mahasiswa. Setiap karya tidak hanya menawarkan nilai estetika, tetapi juga menyampaikan pesan edukatif yang relevan dengan dunia pendidikan anak usia dini.
Berbagai tema diangkat dalam pameran tersebut, mulai dari kekayaan budaya lokal, keindahan lingkungan alam, hingga ilustrasi pembelajaran yang dirancang untuk mendukung proses pendidikan yang kreatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Pendekatan ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan unsur seni dengan perspektif pedagogis yang menjadi ciri khas bidang PG – PAUD.
Pameran mendapat perhatian luas dari mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika yang hadir. Selain menikmati hasil karya yang dipamerkan, pengunjung juga memperoleh kesempatan untuk berdialog langsung dengan para kreator mengenai ide, makna, serta tahapan kreatif yang melatarbelakangi setiap karya.
Interaksi tersebut menjadi nilai tambah dalam kegiatan pameran karena tidak hanya menghadirkan ruang apresiasi seni, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi akademik mahasiswa. Melalui sesi presentasi, peserta dilatih untuk mengartikulasikan gagasan, mempertanggungjawabkan konsep karya, serta membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan pemikiran di hadapan publik.
Panitia kegiatan menjelaskan bahwa pameran payung lukis merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis kreativitas yang dirancang untuk mendorong mahasiswa terus berinovasi. Kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan keterampilan kolaboratif, kemampuan berpikir kreatif, serta penciptaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengasah keterampilan, memperkuat kerja sama tim, serta menghasilkan karya yang memiliki nilai artistik sekaligus edukatif,” ujar panitia.
Rangkaian Dies Natalis XV PG-PAUD FKIP UHO sendiri berlangsung pada 1–5 Juni 2026 dengan berbagai agenda yang melibatkan Mahasiswa, Dosen, dan Civitas Akademika.
Tingginya partisipasi peserta mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen bersama dalam membangun budaya akademik yang kreatif, produktif, dan inovatif di lingkungan kampus.
Lebih dari sekadar ajang pameran seni, kegiatan ini menjadi representasi sinergi antara kreativitas dan pendidikan. Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai ruang ekspresi, penguatan kompetensi mahasiswa, serta laboratorium inovasi yang berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini.


.
.
.
.
.
.
.
< img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/>
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.





Komentar