Kendari /// LumbungsuaraIndonesia.com Mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari kembali menorehkan prestasi pada ajang kompetisi Ilmiah Nasional. Tim Mahasiswa dari berbagai Program Studi berhasil meraih Silver Medal atau Juara II dalam National Essay Competition II (NESCO II) 2026 pada kategori sub-tema teknologi.
Tim peraih penghargaan tersebut terdiri atas Sofyan dan Neneng Setia Ningsih dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Sri Purnamasari dan Amalia Dwi Kurnia dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, serta Magfirah Syahra Ramadhani dari Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan.
Kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia itu diselenggarakan oleh Pusat Riset Siswa, Mahasiswa, dan Akademisi (PRISMA) bersama STMIK PKIA Pradnya Paramita (STIMATA), Fakultas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Widya Gama, serta Departemen Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kegiatan berlangsung pada 18–19 April 2026 di Malang Creative Center, Kota Malang, Jawa Timur.
Capaian tersebut menunjukkan kapasitas Mahasiswa UHO Kendari dalam menghasilkan gagasan ilmiah yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki relevansi terhadap tantangan pembangunan di era transformasi digital. Melalui pendekatan kolaboratif lintas disiplin, tim mampu mengintegrasikan perspektif komunikasi, ekonomi, dan pembangunan ke dalam sebuah konsep berbasis teknologi yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan Masyarakat.
Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi keilmuan dalam menghasilkan solusi yang komprehensif terhadap berbagai persoalan kontemporer. Perpaduan kompetensi dari latar belakang akademik yang berbeda menjadi nilai tambah yang memperkuat kualitas analisis dan substansi gagasan yang diajukan dalam kompetisi tersebut.
Prestasi yang diraih pada tingkat Nasional ini semakin mempertegas posisi mahasiswa UHO Kendari sebagai sumber daya akademik yang kompetitif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Di sisi lain, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus mengembangkan budaya riset, inovasi, dan kolaborasi sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap kemajuan Bangsa.
Dengan senyum penuh optimisme dan semangat yang terpancar dari wajah mereka, tiga Mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) berdiri bangga sambil memperlihatkan hasil inovasi yang telah mereka kembangkan. Di balik pose sederhana yang mereka tunjukkan, tersimpan perjalanan panjang yang dipenuhi proses riset, diskusi, dan kerja sama lintas bidang ilmu untuk melahirkan sebuah gagasan yang mampu menjawab persoalan nyata di tengah Masyarakat.
Melalui karya bertajuk Smart Eco-Filter, ketiganya berupaya menghadirkan solusi pengolahan air yang lebih efektif dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Inovasi tersebut tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik, tetapi juga kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air.
Momen ini menjadi simbol bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Di balik pencapaian yang diraih, terdapat dedikasi, kreativitas, serta keberanian untuk bersaing dengan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Semangat kolaborasi yang mereka bangun membuktikan bahwa Mahasiswa UHO Kendari mampu tampil sebagai agen perubahan melalui karya-karya inovatif yang relevan dengan kebutuhan zaman.


.
.
.
.
.
.
< img src = "https://lumbungsuaraindonesia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260502-WA0001.jpg"/>
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.





Komentar