Anton Timbang Harap Juga Masyarakat Sultra Dukung Polri Amankan Pemilu 2024.

News444 views

Kendari, Lumbung Suara Indonesia.com. Anton Timbang yang ditampuk sebagai Koordinator Satgas percepatan Investasi Wilayah Sulawesi yang juga Ketua Umum Kadin Sultra mendukung penuh Polri khususnya Kepolisian Wilayah Indonesia Timur untuk pelaksanaan pengamanan pemilu mendatang.

“Untuk kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan tugas pengamanan yang efektif maka kesuksesan dan kelancaran perekonomian tentu mengacu pada terciptanya suasana nyaman, dan jika daerah kita aman dan kondusif tentunya investor akan meningkat “pungkas Anton Timbang kepada Wartawan di Kantor Kadin Selasa (16/5/2023).

Baca Juga:  Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Kendari Gelar Musyawarah Kota III di Aula Mepokooaha Balai Kota Kendari.14 September 2023.

“Kami juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar kita sepakat menjaga Kantibmas yang aman dan kondusif agar pelaksanaan Pemilu, pemilihan Legislatif, Kepala daerah, dan pemilihan Presiden agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.

Karena menjelang pemungutan suara Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024, berbagai isu politik santer merebak kemana mana. Disayangkan, momentum pesta Demokrasi ini sengaja dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk menyebar isu-isu menyesatkan dimasyarakat yang sangat dikhawatirkan dapat menganggu pesta demokrasi lima tahunan, sehingga aparat penegak hukum khususnya Polri semakin meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Baca Juga:  Kapitan Sultra : Mestinya Tongkang BG Marinepower 3009 Wajib masuk Doking, Maka PT.GMS & Syahbandar Lapuko diminta bertanggung Jawab atas Kasus Pengrusakan di TWAL

Melihat Kondisi tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang yang juga Kordinator Satgas Percepatan Investasi wilayah Sulawesi sangat mendukung Polri khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Sultra dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu.

Editor : * @R*

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Komentar