Putra Anton Timbang jadi Tampuk Pimpinan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Sulawesi Tenggara Periode 2023 – 2027

News314 views

Lumbung Suara Indonesia.com        Yudhianto Mahardika SH, yang merupakan Putra Sulung dari Ketua Kadin Sulawesi Tenggara Bapak Anton Timbang terpilih secara Aklamasi pada Perhelatan Musyawarah Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia Provinsi ( Muperprov ) Sulawesi Tenggara bertempat di Same Hotel Kota Kwndari pada hari Jum’ad 3 Februari 2023 kemarin.

Sebelumnya, ada dua kandidat yang mengikuti Muperprov ini, yakni Andi Muh Iqbal Tongasa STP. M. Si dan Yudhianto Mahardika SH sebagai calon Ketua yang telah memenuhi persyaratan, namun karena Andi Muh Iqbal tidak menghadiri Muperprop sehingga ditetapkan secara aklamasi.

Baca Juga:  Luar Biasa, Demi Pelaku UMKM Kadin Sultra Gandeng Kemenkumham, Gratiskan Cetak E-Katalog

Sebelumnya, Perkemi Sultra dipimipin oleh Dr. H.Harmin Ramba SE, M.Si sebagai Ketua Umum Perkemi Sultra masa bakti 2019-2023, dan saat ini berpindah ke Yudhianto Mahardika SH.

Yudhianto mengucapkan terimakasih kepada seluruh Pengcab dan Panitia yang telah mempercayai dan memilih sebagai Ketua Umum Perkemi Sultra.

“Saya mengajak semua Pengcab di 16 Kabupaten/Kota di Sultra untuk memajukan Perkemi Sultra kedepannya, saat ini Perkemi sudah cukup baik, tapi kita harus berkomitmen untuk lebih baik lagi kedepan, Kempo harus target emas nanti di Pekan Olahraga Nasional (PON), dan Dojo eksekutif nantinya kita tempatkan di Kota Kendari, mari dampingi saya untuk bersama-sama memajukan Perkemi Sultra yang lebih baik lagi ”kata Yudhi.

Baca Juga:  Ikatan Persatuan Sopir Dump Truk Kabupaten Konawe Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara

Langkah pertama yang akan dilakukan adalah membuat Dojo di daerah-daerah, sehingga bisa melahirkan banyak atlet-atlet Kempo yang berprestasi di Sulawesi Tenggara baik pada Skala Nasional maupun Internasional sehingga bisa mengharumkan nama Sulawesi Tenggara pada khususnya dan Bangsa Indonesia pada Umumnya, diakhir penuturannya.

Editor : @rifin.

Komentar